Data Terbaru WNI Positif Corona di Luar Negeri

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Hingga Sabtu 4 April 2020 pukul 08.30 WIB, jumlah Warga Negara Indonesia (WNI) yang didata positif corona atau Covid-19 di luar negeri berjumlah 210 orang.

Menurut data Kementerian Luar Negeri RI, angka itu menunjukkan penambahan enam kasus dibanding hari sebelumnya pada 3 April 2020, yakni dengan 204 kasus positif Covid-19.

Kasus terbanyak masih berada di bawah kategori International Conveyance, yakni yang terjadi pada Anak Buah Kapal (ABK) dengan 49 kasus, termasuk di antaranya di Kapal Costa Luminosa.

Kemudian, Kemenlu RI mencatat kasus kedua terbanyak di Malaysia dengan 42 orang WNI terjangkit. Lalu Singapura dengan 36 WNI dinyatakan positif corona dan Belanda dengan 4 kasus.

Lalu, di Inggris terdapat 1 kasus, kemudian 14 WNI di India juga dinyatakan positif Covid-19, lalu di Spanyol 11 kasus dan sembilan di Jepang.

Selanjutnya, di Arab Saudi terdapat enam WNI, tujuh di Vatikan, empat di Jerman, empat di Brunei Darussalam, tiga di Taiwan, China, tiga di Makau, Cina, dua di Australia, dua di Uni Emirat Arab, dua di Qatar, dua di Kamboja, dan dua di Amerika Serikat, semua berada dalam keadaan stabil.

Sementara itu, di Filipina, Oman, Korea Selatan, dan Belgia terdapat masing-masing satu kasus WNI, semua dalam kondisi stabil. Satu WNI positif terjangkit virus corona di Irlandia telah dinyatakan sembuh.

Dengan demikian, total kasus Covid-19 WNI di luar negeri mencapai 210 orang dengan total sembuh 33 orang atau 15,7 persen dari jumlah kasus.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Kehadiran TNI-Polri Menjadi Pilar Utama Menjaga Papua Tetap Aman dan Damai

Oleh: Yonas Kogoya*Keamanan dan stabilitas di Papua terus menunjukkan penguatan seiring meningkatnyasinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjagaketertiban wilayah. Berbagai langkah strategis yang dilakukan TNI dan Polri menjadibagian penting dari upaya negara menghadirkan rasa aman sekaligus memastikanpembangunan di Papua berjalan secara berkelanjutan. Situasi tersebut memperlihatkankomitmen kuat negara dalam melindungi masyarakat Papua agar dapat menjalankanaktivitas sehari-hari dengan tenang, produktif, dan penuh harapan menuju masa depanyang lebih maju.Operasi gabungan TNI di bawah kendali Komando Gabungan Wilayah Pertahanan(Kogabwilhan) III bersama Koops Habema menjadi bukti nyata keseriusan negara dalam menjaga stabilitas keamanan di Papua. Keberhasilan aparat dalammempersempit ruang gerak kelompok separatis serta mengamankan berbagaiperlengkapan tempur menunjukkan bahwa upaya penegakan keamanan dilakukansecara profesional, terukur, dan bertanggung jawab. Langkah tersebut sekaligusmemberikan optimisme bahwa Papua semakin berada dalam kondisi yang kondusifuntuk mendukung pembangunan di berbagai sektor.Panglima Kogabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto menegaskan bahwa seluruh operasikeamanan bertujuan memastikan masyarakat dapat menjalankan aktivitas secara aman, termasuk anak-anak yang bersekolah dan masyarakat yang bekerja membangunperekonomian daerah. Pernyataan tersebut menegaskan bahwa orientasi utama negara adalah melindungi rakyat dan menciptakan suasana damai demi kemajuan Papua. Keamanan bukan hanya soal menjaga wilayah, tetapi juga menjaga harapanmasyarakat agar dapat menikmati pembangunan dan kesejahteraan secara merata.Keberhasilan aparat keamanan dalam menjaga wilayah strategis di Papua juga memperlihatkan semakin kuatnya koordinasi lintas sektor. Dukungan masyarakatterhadap upaya menjaga stabilitas menjadi faktor penting yang mempercepatterciptanya kondisi aman dan tertib....
- Advertisement -

Baca berita yang ini