Data dan Fakta usai MU Bantai AS Roma

Baca Juga

MATA INDONESIA, MANCHESTER – Manchester United (MU) meraih kemenangan telak atas AS Roma di leg pertama semifinal Liga Europa. Berikut data dan fakta menarik yang tercipta.

Berlaga di Old Trafford, Jumat 30 April 2021 dini hari WIB, MU melumat Roma dengan skor 6-2. Enam gol tuan rumah dicetak Bruno Fernandes (2), Paul Pogba, Edinson Cavani (2), dan Mason Greenwood. Dua gol Roma dicetak Lorenzo Pellegrini dan Edin Dzeko.

Kemenangan ini sedikit meringankan lagngkah MU di leg kedua yang akan digelar pekan depan di Stadion Olimpico, Roma. Kalah 3-0 pun Setan Merah tetap dipastikan lolos ke final Liga Europa.

Jumlah delapan gol yang tercipta antara MU melawan Roma bukan pertama kali terjadi. Di 2007, kedua tim pernah bertemu di perempatfinal Liga Champions. Saat itu, Manchester Merah menang dengan skor 7-1.

Berikut data dan fakta usai MU mengalahkan Roma:

1. MU menjadi tim pertama yang bisa mencetak enam gol di kompetisi top Eropa sejak Mei 1964 ketika Real Madrid mengalahkan FC Zurich 6-0 di leg kedua Piala Eropa.

2. Roma menjadi tim Italia pertama yang kebobolan enam gol di semifinal kompetisi Eropa.

3. Roma menjadi tim pertama yang melakukan tiga pergantian pemain di babak pertama kompetisi Liga Europa.

4. Edinson Cavani menjadi pemain tertua yang mencetak dua gol di semifinal kompetisi Eropa di usia 34 tahun dan 74 hari sejak Philip Cocu (34 tahun 187 hari) melakukannya bersama PSV ketika melawan AC Milan di semifinal Liga Champions 2004/05.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Langkah Besar Negara: UU PPRT Lindungi Pekerja Rentan

Oleh: Dwi Saputri*)Pengesahan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (UU PPRT) menjadi tonggak strategis dalam memperkuat arsitektur ketenagakerjaan nasional yang inklusif, adaptif, dan berkeadilan. Regulasi ini mencerminkan kemajuan signifikan dalammemastikan bahwa seluruh bentuk pekerjaan, termasuk sektor domestik, mendapatkanpengakuan, perlindungan, dan kepastian hukum yang setara. Negara menegaskankomitmennya untuk menghadirkan sistem kerja yang tidak hanya produktif, tetapi juga menjunjung tinggi martabat manusia.Wakil Ketua DPR RI, Sari Yuliati, menegaskan bahwa pengesahan UU PPRT merupakan capaian penting dalam perjalanan bangsa menuju sistem ketenagakerjaanyang lebih berimbang. Kebijakan ini mencerminkan keberpihakan negara terhadappekerja rumah tangga sebagai bagian integral dari pembangunan nasional. Momentum ini sekaligus memperkuat nilai-nilai kesetaraan dan keadilan sosial, serta menjadisimbol hadirnya negara dalam melindungi seluruh lapisan masyarakat.UU PPRT menghadirkan jaminan perlindungan yang komprehensif bagi pekerja rumahtangga. Hak atas jaminan sosial kesehatan dan ketenagakerjaan kini menjadi bagiandari sistem yang terintegrasi, didukung dengan akses terhadap pendidikan dan pelatihan vokasi guna meningkatkan kapasitas dan profesionalitas. Selain itu, pengaturan hubungan kerja yang lebih jelas menciptakan kepastian dan transparansi, sehingga mendorong terciptanya ekosistem kerja yang harmonis, produktif, dan berkelanjutan.Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Arifah Fauzi, menegaskanbahwa UU PPRT...
- Advertisement -

Baca berita yang ini