Bantai Roma 6-2, Tugas MU Belum Selesai

Baca Juga

MATA INDONESIA, MANCHESTERManchester United (MU) meraih kemenangan telak 6-2 atas AS Roma. Paul Pogba mengingatkan rekan-rekannya tak jemawa karena perjuangan belum selesai.

Berlaga pada leg pertama semifinal Liga Europa di Old Trafford, Jumat 30 April 2021 dini hari WIB, MU melumat Roma dengan skor 6-2.

Enam gol tuan rumah dicetak Bruno Fernandes (2), Paul Pogba, Edinson Cavani (2), dan Mason Greenwood. Dua gol Roma dicetak Lorenzo Pellegrini dan Edin Dzeko.

Kemenangan telak 6-2 belum menjadi jaminan MU akan lolos ke final. Masih ada leg kedua pekan depan yang dimainkan di Stadion Olimpico. Dalam sepak bola, apa pun bisa terjadi. Itulah yang diungkapkan Pogba.

Pemain asal Prancis itu meminta rekan setimnya tetap fokus dan tak jemawa. Pasalnya, masih ada 90 menit lagi untuk dimainkan.

“Hasil ini positif, tapi sama sekali belum selesai. Kami harus tetap fokus dan memainkan pertandingan bagus dengan mentalitas yang sama,” ujar Pogba, dikutip dari Football Italia, Jumat 30 April 2021.

“Di babak pertama, kami melakukan dua kesalahan dan kebobolan dua gol. Kami sedikit berantakan setelah gol kedua,” katanya.

“Di jeda babak, kami harus melakukan hal yang benar dan melakukan hal sederhana. Pelatih juga bicara. Kami termotivasi mencetak gol sebanyak mungkin,” ungkapnya.

Jumlah delapan gol yang tercipta antara MU melawan Roma bukan pertama kali terjadi. Di 2007, kedua tim pernah bertemu di perempatfinal Liga Champions. Saat itu, Manchester Merah menang dengan skor 7-1.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Langkah Besar Negara: UU PPRT Lindungi Pekerja Rentan

Oleh: Dwi Saputri*)Pengesahan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (UU PPRT) menjadi tonggak strategis dalam memperkuat arsitektur ketenagakerjaan nasional yang inklusif, adaptif, dan berkeadilan. Regulasi ini mencerminkan kemajuan signifikan dalammemastikan bahwa seluruh bentuk pekerjaan, termasuk sektor domestik, mendapatkanpengakuan, perlindungan, dan kepastian hukum yang setara. Negara menegaskankomitmennya untuk menghadirkan sistem kerja yang tidak hanya produktif, tetapi juga menjunjung tinggi martabat manusia.Wakil Ketua DPR RI, Sari Yuliati, menegaskan bahwa pengesahan UU PPRT merupakan capaian penting dalam perjalanan bangsa menuju sistem ketenagakerjaanyang lebih berimbang. Kebijakan ini mencerminkan keberpihakan negara terhadappekerja rumah tangga sebagai bagian integral dari pembangunan nasional. Momentum ini sekaligus memperkuat nilai-nilai kesetaraan dan keadilan sosial, serta menjadisimbol hadirnya negara dalam melindungi seluruh lapisan masyarakat.UU PPRT menghadirkan jaminan perlindungan yang komprehensif bagi pekerja rumahtangga. Hak atas jaminan sosial kesehatan dan ketenagakerjaan kini menjadi bagiandari sistem yang terintegrasi, didukung dengan akses terhadap pendidikan dan pelatihan vokasi guna meningkatkan kapasitas dan profesionalitas. Selain itu, pengaturan hubungan kerja yang lebih jelas menciptakan kepastian dan transparansi, sehingga mendorong terciptanya ekosistem kerja yang harmonis, produktif, dan berkelanjutan.Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Arifah Fauzi, menegaskanbahwa UU PPRT...
- Advertisement -

Baca berita yang ini