Dari Kapal Pinisi, Begini Cara Jokowi Nikmati Sore di Labuan Bajo

Baca Juga

MATA INDONESIA, LABUAN BAJO – Presiden Jokowi lepas landas menuju Labuan Bajo pukul 09.00 WIB dari Halim Perdanakusuma Jakarta dan sorenya langsung menikmati indahnya matahari terbenam dari geladak Kapal Pinisi Felicia Plataran.

“Tak salah kiranya Labuan Bajo menjadi destinasi wisata super prioritas. Pesonanya sebagai kawasan wisata bahari sungguh lengkap, dari pantai berpasir putih, laut yang indah untuk berenang dan menyelam, sampai pemandangan di saat matahari terbenam ini,” ujar Jokowi melalui akun medsosnya, Minggu 19 Januari 2020.

Dari Jakarta, rombongan Jokowi yang menggunakan pesawat Kepresidenan Indonesia-1 mendarat di Bandara Komodo.

Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono menyatakan agenda yang akan dilakukan Presiden dan ibu negara Senin 20 Januari 2020 adalah meninjau proyek pembangunan terminal multipurpose Labuan Bajo dan meninjau kawasan Puncak Waringin.

Selain itu, Presiden juga akan meresmikan sarana pendukung pariwisata, yaitu sebuah hotel milik BUMN.

Menurut Heru, Jokowi juga akan meninjau infrastruktur pendukung pariwisata di Labuan Bajo.

Turut menyertai Presiden dan Ibu Iriana dalam penerbangan menuju Provinsi NTT antara lain, Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Staf Khusus Presiden Adamas Belva Syah Devara.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini