Dana DPR Besar, Tapi Masih Minta Duit ke Pemerintah untuk Perbaiki Lift

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Publik juga tahu, setiap tahun anggaran untuk DPR RI sangatlah besar. Entah bagaimana pengelolaan dana tersebut, namun kabar terbaru ini benar-benar miris.

Anggota Komisi XI DPR RI Johny G Plate menyampaikan secara terbuka kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani, bahwa lift-lift di gedung DPR sudah berumur tua dan seharusnya diperbaiki.

Ia pun meminta agar pemerintah mau mengucurkan dana untuk perbaikan lift-lift tersebut, agar tak terjadi hal-hal fatal nantinya.

Rupanya, Johny punya pengalaman buruk terjebak di lift gedung DPR. “Saya ada pengalaman lift mati dan tertahan dalam lift setengah jam. Saya tidak tahu anggaran untuk lift atau tidak,” kata kader Nasdem tersebut di Jakarta, Senin 16 September 2019.

Menurut Johny, lift yang rusak adalah hal sepele, namun jika diabaikan bisa berakibat bahaya. Terlebih, orang-orang yang menghuni gedung DPR adalah yang berperan dalam pengambilan keputusan negara.

“Ini salah satu pusat pengambilan keputusan politik. Tidak tahu apa ada anggaran di setjen DPR RI,” ujar Johny.

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini