Curacao Buta Kekuatan Indonesia, Cuma Tahu Warganya Ramah

Baca Juga

MATA INDONESIA, BANDUNG – Pelatih Curacao, Remko Bicentini buta kekuatan Timnas Indonesia. Satu hal yang pasti, Bicentini tahu warga Indonesia ramah-ramah.

Curacao akan menghadapi Indonesia pada FIFA Matchday, Sabtu 24 September 2022 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Kemudian, pertandingan kedua digelar di Stadion Pakansari tiga hari berselang.

Bicentini mengaku tak sempat mencari tahu soal kekuatan dan kelemahan Indonesia. Sebab, ini merupakan pertemuan pertama bagi kedua tim.

“Sebenarnya kami tidak punya [banyak] waktu [mencari tahu Indonesia. Kami harus [melakoni] perjalanan jauh dari bandara ke hotel,” ujarnya.

“Kami sudah cari tau soal Indonesia. Kami sudah tahu ramahnya warga Indonesia. Orang-orangnya ramah. Ini menjadi motivasi untuk menang di sini,” kataya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini