Conte: Inter Tak Main Bagus, yang Penting Menang

Baca Juga

MATA INDONESIA, MILAN – Antonio Conte mengakui Inter Milan tak main bagus lawan Napoli. Conte tak mempedulikannya, karena baginya yang paling penting adalah meraih tiga poin.

Bertanding di Giuseppe Meazza, Kamis 17 Desember 2020 dini hari WIB, Inter menang tipis 1-0 lawan Napoli. Gol tunggal kemenangan Nerazzurri dicetak Romelu Lukaku.

Dari catatan statistik Livescore, Napoli melepaskan 12 tendangan dimana hanya tiga yang tepat sasaran. Sementara Inter total melepaskan empat tendangan, dua yang mengarah tepat sasaran, dan menghasilkan satu gol.

Dari segi penguasaan bola, Inter juga kalah dari Napoli. La Beneamata mencatatkan 41 persen penguasaan bola berbanding 59 persen penguasaan bola Napoli.

“Ini bukan pertandingan mudah. Napoli adalah tim hebat. Ini pertandingan penuh taktikal, dimana kedua tim saling menghormati,” ujar Conte, dikutip dari Football Italia, Kamis 17 Desember 2020.

“Ini bukan pertandingan yang bagus, tapi ini merupakan poin yang sangat penting melawan tim yang sangat ambisius seperti Napoli. Mereka selalu menjadi protagonis dalam persaingan juara. Tiga poin lawan Napoli bernilai ganda,” katanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini