Cita-cita Firmino di Timnas Brasil, Ingin Jadi Legenda

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Roberto Firmino membawa misi pribadinya yang besar dalam kontribusinya di timnas Brasil sebagai salah satu penyerang.

Ia tak ingin karirnya biasa-biasa saja jika berurusan soal membela negara. Firmino berambisi untuk menjadi sosok yang sejajar dengan para penyerang legendaris Brasil, seperti Romario atau Ronaldo.

Ya, nyaris 10 tahun belakangan ini, sejak Ronaldo pensiun pada 2011, Brasil kesulitan mencari ujung tombak yang ganas dan mematikan. Nama-nama seperti Fred, Luis Fabiano, atau Alexandre Patot dipastikan gagal untuk mengisi kekosongan tersebut.

Firmino jelas punya kans besar untuk meraih apa yang ia inginkan. Sejauh ini, sejak 2014, dirinya sudah tampil bersama tim senior Brasil sebanyak 45 kali dengan torehan 15 gol.

Firmino mencetak dua gol terbarunya saat tim Samba asuhan pelatih Tite itu memulai kualifikasi Piala Dunia 2022 dengan kemenangan 5-0 atas Bolivia pada Sabtu pekan lalu.

“Saya suka bermain di posisi ini, saya ingin menjadi pemain yang dapat diandalkan Brasil di posisi ini,” ujar pemain berusia 29 tahun itu kepada FIFA.com yang dikutip Goal pada Selasa 13 Oktober 2020.

“Saya menikmati terlibat dalam permainan, menciptakan gol. Saya ingin terus bekerja keras dan membantu Selecao mencapai Piala Dunia,” kata Firmino.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini