Cetak 101 Gol untuk Portugal, Ronaldo: Ini Belum Cukup

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Cristiano Ronaldo kembali menggila. Penyerang Juventus itu menjadi sosok kunci kemenangan Portugal atas Swedia dengan skor 2-0 di Friends Arena, Solna pada Rabu 9 September 2020 dinihari WIB.

Ronaldo mengemas dua gol dalam laga tersebut, sekaligus mencatatkan 101 gol untuk timnas Portugal. Ronaldo kini dalam misi mengejar rekor pencetak gol terbanyak untuk negara, yakni legenda Iran, Ali Daei, dengan 109 gol.

“Kebanggaan besar bisa berkontribusi untuk Selecao (Portugal)! Ketika saya mengatakan bahwa saya bisa mencapai 100 gol, saya bilang ini belum cukup … 101 gol untuk Portugal,” kata Ronaldo dalam unggahan di akun Instagram-nya.

Ronaldo pertama kali melesakkan gol untuk Timnas Portugal pada fase grup Piala Eropa 2004 saat kalah 1-2 dari Yunani. Gol tersebut datang di menit injury time usai menyundul bola hasil umpan sepak pojok Luis Figo.

Bintang Juventus tersebut sebetulnya sangat lama menanti gol ke-100. Saat koleksi golnya berada di 99, itu terjadi pada 17 November 2019 melawan Luxembourg.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Prabowo dan Upaya Memuliakan Guru Indonesia

Oleh: Febrian Rizki )*Presiden Prabowo Subianto menempatkan guru sebagai salah satu elemen terpenting dalam pembangunan bangsa. Bagi pemerintah, keberhasilan Indonesia menuju negara maju tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang dibentuk melalui pendidikan. Dalam proses tersebut, guru memegang peran sentral sebagai penggerak utama lahirnya generasi yang berkarakter, berpengetahuan, dan memiliki daya saing tinggi.Komitmen terhadap penguatan peran guru menjadi bagian penting dari agenda pembangunan nasional yang dijalankan pemerintahan Presiden Prabowo. Perhatian tersebut diwujudkan melalui kebijakan yang tidakhanya berfokus pada peningkatan kesejahteraan, tetapi juga menyentuh aspek profesionalisme, peningkatan kompetensi, dan penyederhanaan tata kelola pendidikan. Kebijakan peningkatan tunjangan guru menjadi salah satu bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan tenaga pendidik. Menteri Pendidikan Dasar dan Menegah, Abdul Mu’ti, menjelaskan bahwa pemerintah telah menaikkan tunjangan guru non-ASN dari Rp1,5 juta menjadi Rp2 juta per bulan. Sementara itu, guru ASN memperoleh tunjangan sebesar satu kali gaji pokok sesuai ketentuan yang berlaku.Kenaikan tunjangan tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah dalammemberikan penghargaan yang lebih layak kepada para...
- Advertisement -

Baca berita yang ini