Cellica Akhirnya Buka Suara Soal Menangnya Pendi Anwar

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA-Cellica Nurrachadiana akhirnya buka suara usai kabar kekalahannya dengan Pendi Anwar menjadi Ketua DPC Demokrat periode 2022-2027 pada Muscab (Musyawarah Cabang) Demokrat Karawang.

Cellica mengadakan konferensi persnya tampak didampingi kader Demokrat Karawang lain Oma Miharza, Budianto, Dedi Indra, dan Nana Kustara.

Dihadapan media, Cellica yang mengenakan pakaian serba putih membenarkan kekalahannya pada Muscab Demokrat Karawang beberapa waktu lalu.

Dia juga mengucapkan selamat kepada Ketua DPC Demokrat Karawang baru, Pendi Anwar.

“Saya menghormati seluruh proses yang telah
berlangsung dan keputusan DPP Partai Demokrat untuk kemajuan seluruh kader Demokrat di Kabupaten Karawang dan untuk keberhasilan politik partai Demokrat Kabupaten Karawang yang akan juga menyanggah kesuksesan Partai Demokrat di tingkat nasional,” kata Cellica di konferensi pers dengan awak media di Hotel Mercure pada Senin 1 Agustus 2022.

Sekali lagi, Cellica mengucapkan terima kasih kepada para pendukungnya dan selamat atas penetapan Ketua DPC Demokrat Karawang Periode 2022-2027, Pendi Anwar.

Dia berharap Pendi Anwar tidak hanya punya target politik partai seperti mempertahankan kursi dan menambah kursi DPR saja.

Tetapi juga wajib mempunyai target politik institusional, yaitu membantu menciptakan stabilitas politik dan mendukung program-program Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang.

“Saya sendiri akan fokus menyelesaikan masa jabatan sebagai Bupati Kab. Karawang dan menjalankan amanah seluruh masyarakat Karawang,” katanya.

Reporter: Yuda Febrian Silitonga

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Bergerak Cepat Optimalkan Sertifikasi Halal Gratis Bagi UMKM

*) Oleh: Ahmad Fauzan WibowoTransformasi ekonomi nasional tidak hanya ditentukan oleh besarnya investasi ataupertumbuhan industri skala besar, tetapi juga oleh kemampuan negara memperkuatfondasi ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Dalam konteks tersebut, program Sertifikasi Halal Gratis (SEHATI) yang dijalankan pemerintah merupakan langkah strategis yang layak diapresiasi karena memberikan kesempatan bagi UMKM untuk meningkatkan kualitas, kredibilitas, dan daya saing produknya. Di tengah persaingan pasar yang semakin ketat, sertifikasi halal tidak lagi dipandang sekadar pemenuhan kewajibanadministratif, melainkan telah menjadi instrumen penting dalam membangunkepercayaan konsumen dan memperluas akses pasar. Oleh karena itu, ajakanpemerintah agar pelaku UMKM segera memanfaatkan kuota sertifikasi halal gratis perlu direspons secara cepat dan positif oleh seluruh pelaku usaha.Lebih jauh, sertifikasi halal saat ini telah berkembang menjadi bagian dari standarmutu produk yang diakui secara luas. Indonesia sebagai negara dengan jumlahpenduduk muslim terbesar di dunia memiliki potensi besar untuk menjadi pusatindustri halal global. Potensi tersebut tentu tidak dapat diwujudkan tanpa keterlibatanaktif UMKM yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian nasional....
- Advertisement -

Baca berita yang ini