Cegah Karhutla, BNPB Berhasil Kembangbiakkan Pohon Anti Api

Baca Juga

MINEWS.ID, PANGKALPINANG – Ada cara unik yang sedang diupayakan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk menghindarkan kita dari bencana kabut asap tahunan gara-gara kebakaran lahan dan hutan (karhutla) yang membagikan pohon tahan api ke daerah rawan bencana tersebut.

Itu adalah pohon laban. Kini BNPB memiliki 10 ribu bibit pohon laban yang siap didistribusikan ke pemerintah daerah rawan tersebut.

Setiap daerah disiapkan satu paket bibit pohon yang berisi 500 batang, tidak boleh lebih dari itu.

“Kalau ada gubernur, bupati, dan wali kota yang berminat, maka silakan ambil bibit pohon laban tersebut,” kata Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Doni Monardo di Pangkalpinang, Minggu 13 Oktober 2019.

Pohon laban memiliki karakteristik yang kuat. Tidak akan hangus karena terbakar karena dia tergolong pohon berkayu keras dan tahan air.

Tumbuhan tersebut sangat cocok dijadikan sekat untuk menghambat meluasnya api saat terjadi karhula.

Kepala BNPB Letjen Doni Monardo memang sengaja mencari dan mengembangbiakkan pohon tersebut agar bisa mencegah meluasnya karhutla karena pohon laban akan menyekatnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Minyakita dan Strategi Pemerintah Menjaga Keseimbangan Pasar

Oleh : Antonius UtomoMinyak goreng merupakan salah satu kebutuhan pokok yang memiliki pengaruh besar terhadap kehidupan masyarakat Indonesia. Sebagai negara dengan jumlah penduduk yang besar dan tingkat konsumsi minyak goreng yang tinggi, stabilitas harga dan ketersediaan produk inimenjadi perhatian utama pemerintah. Dalam konteks tersebut, program Minyakita hadir sebagaiinstrumen strategis untuk memastikan masyarakat tetap dapat memperoleh minyak goreng dengan harga yang terjangkau sekaligus menjaga keberlangsungan industri sawit dan minyakgoreng nasional.Sejak diperkenalkan sebagai minyak goreng rakyat, Minyakita dirancang untuk menjadi solusiatas fluktuasi harga minyak goreng yang kerap terjadi akibat dinamika pasar global maupundomestik. Keberadaan Minyakita tidak hanya bertujuan menjaga daya beli masyarakat, tetapijuga menjadi bagian dari upaya pemerintah menciptakan keseimbangan antara kepentingankonsumen, produsen, distributor, dan pelaku usaha di seluruh rantai pasok. Dengan demikian, Minyakita menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga stabilitas ekonomi nasionalyang berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari masyarakat.Kementerian Perdagangan bersama berbagai pemangku kepentingan juga terus memperkuatmekanisme distribusi agar Minyakita dapat menjangkau seluruh wilayah Indonesia secara lebihefektif. Dalam pelaksanaannya, pemerintah melibatkan berbagai pihak, termasuk BUMN pangan seperti Bulog dan ID Food, guna memperluas jaringan distribusi dan memperkuatpengawasan terhadap penyaluran minyak goreng rakyat. Langkah ini menjadi bagian daristrategi besar pemerintah untuk memastikan bahwa manfaat program Minyakita dapatdirasakan secara merata oleh masyarakat di berbagai daerah.Upaya tersebut menunjukkan bahwa pengendalian harga tidak semata-mata dilakukan melaluipenetapan Harga Eceran Tertinggi (HET), tetapi juga melalui pembenahan tata niaga dan rantaidistribusi. Pengalaman beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa perbedaan harga di tingkat konsumen sering kali dipengaruhi oleh hambatan distribusi, biaya logistik, dan keterbatasan pasokan di wilayah tertentu....
- Advertisement -

Baca berita yang ini