Catat! PSBB Jakarta Berlaku 10 April, Terkecuali untuk 8 Sektor Ini

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA –Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta baru akan berlaku efektif pada Jumat 10 April 2020, setelah disetujui Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berkata, pada tanggal 10 April nanti akan dilakukan komponen penegakkan, dengan kekuatan hukum mengikat untuk diikuti.

“PSBB akan dilaksanakan sebagaimana amanat Menkes, berlaku efektif mulai hari Jumat tanggal 10 April 2020,” kata Anies Baswedan di Jakarta, Selasa 7 April 2020 malam.

Anies berkata pemprov sudah melakukan sejumlah pembatasan-pembatasan yang disarankan pemerintah pusat, seperti meliburkan sekolah, kegiatan perkantoran, pembatasan transportasi dan kegiatan keagamaan, hingga menutup tempat wisata.

Nantinya, untuk penerapan PSBB akan dibuatkan landasan hukumnya berupa Peraturan Gubernur yang akan rampung dalam dua hari.

Dalam pelaksanaan PSBB Jakarta, Anies menyebut akan ada 8 sektor yang mendapat pengecualian, yakni:

1. Kesehatan

2. Pangan, makanan dan minuman

3. Sektor energi, air, gas, dan pompa bensin

4. Sektor komunikasi, baik jasa komunikasi sampai media komunikasi.

5. Sektor keuangan dan perbankan, termasuk pasar modal

6. Sektor logistik distribusi barang.

7. Sektor yang terkait kebutuhan keseharian dan ritel seperti warung, toko kelontong.

8. Sektor industri strategis di kawasan Ibu Kota.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini