Catat! Pendaftaran Kemenag Dibuka 7-21 Juli 2021

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengumumkan jadwal resmi seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) pada 29 Juni 2021. Seleksi CASN tahun ini meliputi pegawai negeri sipil (PNS) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), salah satunya adalah Kementerian Agama.

Kementerian Agama membuka formasi sebanyak 10,819 untuk CASN yang terbagi menjadi dua, yaitu calon pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (CPPPK), dan calon pegawai negeri sipil (CPNS).

“Kemenag tahun ini membuka seleksi untuk 9,458 CPPPK dan 1,361 CPNS. Jadi total formasinya ada 10,819 formasi CASN yang dibuka seleksinya tahun ini,” kata Sektretaris Jenderal Kemenag Nizar, dalam keterangan tertulis, Rabu, 7 Juli 2021.

Nizar mengungkapkan bahwa sebanyak 9,458 CPPPK dikhususkan untuk mantan tenaga honorer K-2 yang sudah terdaftar namanya. Sementara untuk 1,361 CPNS, formasinya terbagi dalam formasi umum dan formasi khusus.

Untuk diketahui, formasi umum adalah pendaftar lulusan perguruan tinggi yang memenuhi kualifikasi, baik pendidikan maupu  persyaratan. Sedangkan formas khusus, terdiri dari tiga kelompok.

Pertama, putra dan putri lulusan terbaik yaitu pendaftar dengan kriteria lulusan dari pergurukan tinggi dalam atau luar negeri dengan predikat kelulusan cumlaude. Level pendidikan terendah sarjana –tidak termasuk diploma IV dan berasal dari universitas dengan akreditasi A dan program studi yang terakreditasi A pada saat kelulusan yang dibuktikan dengan tanggal kelulusan di ijazah.

Kedua, pendaftar dengan kebutuhan khusus atau disabilitas dengan kriteria mampu melaksanakan tugas jabatan formasi yang dilamar sesuai dengan tingkat disabilitasnya yang dibuktikan melalui surat keterangan yang menyatakan jenis dan derajat kedisabilitasannya dari pihak yang berwenang.

Ketiga, putra atau putri yang berasal dari wilayah Papua dan Papua barat, yaitu pendaftar dengan kriteria harus merupakan keturunan Bumi Cenderawasih berdasarkan garis keturunan orang tua (bapak dan/atau ibu asli Papua/Papua Barat) yang dibuktikan dengan akte kelahiran dan/atau surat keterangan lahir pendaftar. Kemudian diperkuat surat keterangan kepala desa atau kepala suku.

“Sebarannya ada 1,193 formasi umum, 137 formasi lulusan terbaik, 28 formasi penyandang disabilitas, dan tiga formasi putra dan putri Papua/Papua Barat,” ungkapnya.

Formasi CPNS Kemenag tahun 2021 tersebar pada 123 satuan kerja, yang terdiri dari sembilan eselon I pusat, 32 Kanwil Kemenag Provinsi, 16 Universitas islam Negeri (UIN), Universitas Hindu Negeri (UHN) Denpasar, 32 Institut Agama Islam Negeri (IAIN), dan tiga Institut Agama Kristen Negeri (IAKN).

Kemedian, Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Palangkaraya, 6 Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN), 4 Sekolah Tinggi Agama Kristen Negeri (STAKN), Sekolah Tinggi Agama Katolik (STAKATN) Pontianak, 2 Sekolah Tinggi Agam hindu Negeri, 2 Sekolah Tinggi Agama Budha Negeri, 2 Balai Litbang Agama, 5 Balai Diklat Keagamaan, serta 7 Asrama Haji Embarkasi.

Bagi Anda yang berminat untuk berkarier di Kementerian Agama Republik Indonesia, Anda dapat mendaftar melalui laman resmi yang disediakan oleh Badan Kepegawaian Negara melalui https://ssacsn.bkn.go.id. Pendaftaran dibuka mulai hari ini hingga 21 Juli 2021.

Nizar menambahkan, terdapat tiga jenjang seleksi yang akan dilakukan. Pertama, seleksi administrasi yang dilakukan sejak proses pendaftaran. Hasil selekso administrasi akan diumumkan pada 28-29 Juli 2021.

Selanjutnya, seleksi kompetensi dasar (SKD). Pada jenjang ini dilakukan dengan Computer Asested Test (CAT) dengan nilai 40 persen. SKD terdiri atas tes wawasan kebangsaan (TWK), tes intelegensia umum (TIU), dan tes karakteristik pribadi (TKP).

Tahap ini dilaksanakan pada 25 Agustus hingga 4 Oktober 2021. Sementara hasilnya akan diumumkan pada 17 hingga 18 Oktober 2021.

Jenjang terakhir adalah seleksi kompetensi bidang (SKB) dengan nilai 60 persen. SKB terdiri atas praktik kerja (35 persen), psikotes (35 persen), dan wawancara komitmen kebangsaan dan moderasi beragama (30 persen).

“Pelaksanaan SKB pada 8 sampai 29 November 2021. Hasil SKD selanjutnya akan diintegrasikan dengan hasil SKB. Pengumuman kelulusan 18 sampai 19 Desember 2021,” ucap Nizar.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Pemerintah Pastikan Kopdes Berjalan Profesional dan Berkelanjutan

Oleh: Hanif Pratama )*Pemerintah memastikan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) MerahPutih berjalan profesional dan berkelanjutan melalui penguatan regulasi, manajemen, serta dukungan pembiayaan yang terintegrasi. Kebijakan inidirancang untuk menjadikan koperasi sebagai pilar utama ekonomi desasekaligus memperkuat fondasi ekonomi nasional dari tingkat akar rumput.Pemerintah terus mempercepat pembangunan Kopdes Merah Putih di berbagai daerah dengan memastikan kesiapan operasional tidak hanyadari sisi fisik, tetapi juga aspek tata kelola. Pendekatan ini dilakukan agar koperasi mampu menjalankan fungsi distribusi pangan dan kebutuhanmasyarakat secara efisien serta berkelanjutan.Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menegaskan bahwapemerintah tengah menyiapkan payung hukum pembiayaan melalui revisiPeraturan Menteri Keuangan. Ia menjelaskan bahwa percepatanpenyelesaian regulasi tersebut menjadi prioritas agar implementasiprogram tidak terhambat di lapangan.Zulkifli Hasan menyampaikan bahwa Kementerian Keuangan telahdiminta untuk segera merampungkan aturan baru dalam waktu singkat. Target percepatan ini mencerminkan komitmen pemerintah dalammemastikan seluruh skema pendanaan Kopdes dapat berjalan tepatwaktu dan tepat sasaran.Selain penguatan regulasi, pemerintah juga menempatkanprofesionalisme sebagai kunci utama keberhasilan operasional koperasi. Zulkifli Hasan menekankan pentingnya penunjukan manajer yang tidakhanya memahami prinsip koperasi, tetapi juga memiliki kemampuankewirausahaan untuk mengembangkan usaha secara berkelanjutan.Pemerintah memandang bahwa keberadaan manajer profesional akanmeningkatkan kualitas pengelolaan koperasi sekaligus memastikan setiapunit usaha dapat berkembang secara optimal. Dengan manajemen yang kuat, koperasi diharapkan mampu bersaing dan memberikan manfaatnyata bagi masyarakat desa.Kopdes Merah Putih juga dirancang memiliki peran strategis dalamberbagai program pemerintah, termasuk sebagai penyalur barang subsididan penyerap hasil produksi petani. Dalam skema ini, koperasi dapatberfungsi sebagai offtaker komoditas pangan melalui kerja sama denganPerum Bulog, sehingga mampu menjaga stabilitas harga di tingkat petani.Peran tersebut memperkuat posisi koperasi sebagai penghubung antaraproduksi dan distribusi, sekaligus mengurangi ketergantungan pada rantaipasok yang panjang. Dengan demikian, efisiensi distribusi dapat tercapaidan kesejahteraan petani meningkat secara signifikan.Pemerintah juga merancang koperasi desa sebagai pusat layananterpadu yang menyediakan berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dariagen sembako, distribusi LPG, hingga layanan kesehatan. Integrasilayanan ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing koperasisekaligus memperluas manfaat yang dirasakan masyarakat.Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, menegaskan bahwa Kopdes MerahPutih akan menjadi ekosistem ekonomi baru yang mengintegrasikanseluruh potensi desa. Ia menilai koperasi akan berperan sebagai wadahusaha bersama yang mampu mendorong perputaran ekonomi secaraberkelanjutan.Ferry Juliantono juga mendorong pemerintah daerah untukmengidentifikasi potensi unggulan desa dan mengintegrasikannya dalampengembangan koperasi. Ia memastikan Kementerian Koperasi siapmemberikan dukungan pembiayaan serta pendampingan agar koperasidapat berkembang secara optimal.Pemerintah turut membuka akses pembiayaan melalui LPDB Koperasiserta mendorong program inkubasi bagi produk-produk lokal. Langkah inibertujuan mempercepat pertumbuhan usaha masyarakat desa sekaligusmeningkatkan daya saing produk di pasar yang lebih luas.Ferry Juliantono menilai koperasi yang dikelola secara profesional akanmampu menarik minat generasi muda untuk terlibat dalam aktivitasekonomi desa. Keterlibatan milenial dan generasi Z dipandang pentinguntuk mendorong inovasi serta memperkuat keberlanjutan koperasi di masa depan.Di sisi lain, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, YandriSusanto, menekankan pentingnya ketersediaan lahan sebagai fondasiutama operasional koperasi. Ia menyebut pemerintah pusat dan daerahperlu bersinergi untuk memastikan setiap desa memiliki lahan yang memadai bagi pembangunan kantor koperasi.Setelah lahan tersedia, pemerintah mengarahkan pembangunandilakukan secara berkelanjutan agar fasilitas koperasi dapat dimanfaatkandalam jangka panjang. Pendekatan ini diharapkan mampu memberikankontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.Pemerintah juga terus memperkuat koordinasi lintas kementerian danlembaga untuk memastikan seluruh aspek operasional berjalan selaras. Sinkronisasi kebijakan dinilai penting agar setiap program yang dijalankanmampu saling mendukung dan tidak berjalan secara terpisah.Pemerintah meyakini bahwa kombinasi antara regulasi yang kuat, manajemen profesional, dan dukungan pembiayaan yang terarah akanmemastikan Kopdes Merah Putih berjalan optimal. Dengan strategitersebut, koperasi desa tidak hanya menjadi instrumen ekonomi, tetapijuga motor penggerak pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.Selain itu, pemerintah juga menekankan pentingnya penguatan sistempengawasan internal dan eksternal guna menjaga keberlanjutanoperasional Kopdes Merah Putih. Mekanisme audit berkala sertapelaporan yang transparan menjadi instrumen utama untuk memastikanseluruh aktivitas koperasi berjalan sesuai prinsip tata kelola yang baik. Dengan sistem pengawasan yang terstruktur, potensi penyimpangandapat diminimalkan sejak dini.Pemerintah juga mendorong kemitraan strategis antara koperasi denganpelaku usaha lokal maupun nasional agar tercipta rantai nilai yang lebihkuat. Kolaborasi ini diharapkan mampu memperluas akses pasar, meningkatkan efisiensi usaha, serta memperkuat daya saing koperasi di tengah dinamika ekonomi yang terus berkembang.*) Pengamat Koperasi dan UMKM
- Advertisement -

Baca berita yang ini