Cara Pemain Garuda Select Lepas Rindu dengan Keluarga di Indonesia

Baca Juga

MATA INDONESIA, LOUGHBOROUGH – Sudah satu bulan skuat Garuda Select berlatih di Inggris. Untuk melepas rindu dengan keluarga di Indonesia, teknologi videocall menjadi pilihan para pemain.

Videocall menjadi sarana para pemain melepas rindu dengan keluarga yang berada puluhan ribu kilometer dari Inggris. Menanyakan kabar adalah sesuatu yang wajib dilakukan saat videocall.

“Saya rutin melepas rindu lewat videocall dengan orang tua. Biasanya menanyakan kabar dan bercerita tentang kegiatan saya di sini,” kata Muhammad Faqih Maulana.

“Selama di sini saya sering videocall dengan keluarga dan teman di Indonesia. Biasanya setiap jam makan siang saya telepon atau keluarga yang telepon saya,” tambah Ibnul Mubarak.

Hal senada diungkapkan Muhammad Faiz Maulana. Teknologi videocall sangat membantu menjalin komunikasi dengan kerluarga.

“Saya rutin videocall dengan keluarga. Biasanya saya membahas gimana keadaan di sini dan latihan apa saja yang diberikan oleh pelatih. Orang tua memberikan motivasi agar saya berlatih dengan semangat demi mencapai mimpi saya,” kata Faiz.

Terkait perbedaan waktu antara Indonesia dan Inggris juga tak menjadi masalah. Saat ini perbedaan waktu adalah tujuh jam (jika di Indonesia pukul 12.00 siang, maka di Inggris pukul 05.00 pagi).

“Setiap pagi biasanya menjadi waktu saya untuk menelepon keluarga dan kerabat. Indonesia dan Inggris perbedaan waktunya cukup jauh jadi saya selalu menyempatkan waktu untuk video call pagi hari dan selesai latihan,” kata Noval Iskandar Junior.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini