Capello: Inter Milan Favorit Scudetto

Baca Juga

MATA INDONESIA, MILAN – Fabio Capello menyebut Inter Milan sebagai favorit Scudetto musim 2020/21. Mantan pelatih AC Milan punya penilaian sendiri atas prediksinya itu.

Musim lalu Inter finis di posisi dua di bawah Juventus dengan selisih satu poin. Juventus masih mendominasi Serie A dengan meraih sembilan Scudetto beruntun.

Menurut Capello, Inter salah satu favorit Scudetto musim ini karena mampu mempertahankan pemain-pemain kuncinya. Sementara Juventus dinilai akan kesulitan karena tak punya penyerang tengah murni.

“Mereka (Inter) tak melepas pemain kuni dan memiliki jumlah pemain yang berlipat ganda. Artinya mereka menjadi tim yang kompetitif. Dengan peraturan lima pergantian pemain, (pelatih) Antonio Conte bisa mengubah tim secara radikal,” ujar Capello, dikutip dari Football Italia, Jumat 9 Oktober 2020.

“Semua pemain Inter akan berlatih dengan penuh semangat dan rasa bahagia karena mereka tahu punya kesempatan lebih banyak terlibat dalam permainan. Sementara (pelatih Juventus) Andrea Pirlo harus bisa menghadapi masalah tanpa penyerang tengah. Kedua tim ini akan bersaing ketat meraih Scudetto,” katanya.

Selain Inter dan Juventus, Capello juga menyoroti penampilan Atalanta yang tampil mengejutkan sejak musim lalu.

“Atalanta juga bisa menjadi tim berbahaya, mereka punya pengalaman internasional dan mereka tampil sangat baik. Tapi jangan lupakan juga Napoli, AC Milan, dan Roma,” tuturnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Anggaran Pendidikan Naik, Bukan Turun: Meluruskan Isu MBG dan APBN 2026

Oleh : Dr. Ahmad Budidarma, S.Kom, MM Penelaah Teknis Kebijakan Direktorat Guru Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Kemdikdasmen Belakangan ini, ruang publik diramaikan oleh narasi bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah “menggerus” anggaran pendidikan. Isu tersebut menyebar luas di media sosialdan sebagian ruang diskusi publik, memunculkan kekhawatiran bahwa komitmen negara terhadap sektor pendidikan tengah mengalami penurunan. Kekhawatiran ini tentu dapatdipahami. Pendidikan adalah fondasi masa depan bangsa; setiap perubahan alokasi anggaranselalu sensitif dan mudah memicu respons emosional. Namun, bila kita merujuk pada dokumen resmi pemerintah dalam Rancangan APBN 2026 serta penjelasan yang disampaikan oleh Kementerian Keuangan Republik Indonesia dan Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia, fakta yang muncul justru sebaliknya: anggaran pendidikan tahun 2026 mengalami kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya. Pemerintah tetap menjaga amanat konstitusi untuk mengalokasikan sekurang-kurangnya 20 persen dari total belanja negara untuk fungsi pendidikan. Artinya, secara normatif dan fiskal, komitmen tersebut tetap terpelihara. Kenaikan ini juga tercermin pada pagu anggaran Kementerian Pendidikan...
- Advertisement -

Baca berita yang ini