Cakupan Vaksinasi Covid-19 Warga Tembagapura dan Kuala Kencana Papua Lebih dari 70 Persen

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA — Cakupan vaksinasi warga Tembagapura dan Kuala Kencana, Mimika Papua sudah mencapai 70 persen.

Hal itu diungkapkan Presiden Direktur PT Freeport Indonesia (PTFI) Tony Wenas melalui keterangan tertulis, Senin 17 Januari 2022.

Program vaksinasi Covid-19 itu menurut Wenas dibarengi dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat di seluruh area kerja PTFI.

“Termasuk perubahan kebijakan perjalanan dan jadwal kerja karyawan, untuk mendukung penurunan risiko penularan Covid-19,” ujar Wenas.

Tony Wenas mengaku sangat mengapresiasi dukungan karyawan terhadap kebijakan-kebijakan perusahaan untuk menjaga kesehatan dan keselamatan seluruh tenaga kerja.

Dukungan para karyawan PTFI tidak hanya mewujudkan lingkungan kerja yang sehat dan produktif, namun juga membantu mencapai target produksi perusahaan di sepanjang tahun 2021.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini