Bursa 16 Juni, Beli Saham TLKM, GGRM dan KLBF

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Bursa saham tanah air diprediksi akan melanjutkan pelemahan pada perdagangan Selasa, 16 Juni 2020. Kemarin, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) alias tolok pergerakan sejumlah saham di BEI ditutup melemah 1,31 persen ke level 4.816,34.

Menurut prediksi Kepala Riset Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya, IHSG akan mengalami pelemahan dengan support dan resistance pada kisaran 4.698 hingga 4.996.

Ia mengatakan, pola gerak IHSG terlihat masih memiliki potensi pelemahan yang cukup besar. “Sentimennya berasal dari melemahnya market global maupun regional,” ujarnya Senin sore.

Meski demikian, William yakin bahwa dengan kondisi fundamental Indonesia yang masih stabil, maka momentum koreksi wajar masih dapat dimanfaatkan oleh investor untuk melakukan akumulasi beli di jangka pendek.

“Hari ini IHSG masih berpotensi bergerak melemah,” katanya.

William pun merekomendasikan sejumlah saham yang boleh dikoleksi investor yakni TLKM, GGRM, ICBP, INDF, KLBF, TBIG dan ACES.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini