Bubur Gudeg, Menu Sarapan Pagi di Yogyakarta yang Bikin Nagih

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA-Bicara tentang Yogyakarta memang tak pernah ada habisnya. Selain memiliki obyek wisata yang ciamik, Yogya juga punya segudang kuliner khas yang selalu membuat rindu dan lidah bergoyang.

Salah satunya bubur gudeg. sajian gudeg ini sebenarnya menggantikan nasi dengan bubur. Sensasinya bila menyantap gudeg ini adalah rasa gudeg terserap ke dalam bubur. Karena, tekstur bubur yang lembut mudah menyatu dengan kuah gudeg.

Penyajian gudeg tetap seperti umumnya dengan sambal goreng krecek, areh, tahu, telur atau ayam. Makanan ini menjadi favorit kala wisatan berkunjung ke Yogyakarta.

Nah, untuk menikmatinya para wisatwan bisa mendatangi kedai bubur gudeg milik Mbah Waginah di Jalan Kabupaten, Sleman, Yogyakarta. Tempat ini meski sederhana, namun pemiliknya Mbah Waginah sudah berjualan gudeg selama puluhan tahun. Harga satu porsi bubur gudeg, Rp 6000-15.000.

Selain itu, ada pula Gudeg Bu Minarsih di kawasan Kretek Abang, Bantul. Bubur gudeg dagangan Bu Minarsih ini dianggap memiliki sensasi rasa berbeda karena menunya, ada tambahan mie lethek. Harga satu porsi Rp7.000-15.000 menyesuaikan lauknya.

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih Tumbuh dari Kebutuhan Warga

Oleh: Yusuf Rinaldi*Pembangunan ekonomi desa terus menjadi prioritas pemerintah sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan. Pemerintahmemastikan petani memperoleh pupuk tepat waktu, ibu rumah tangga menikmatiharga sembako yang terjangkau, pelaku usaha mikro memiliki akses pasar yang lebih luas, serta masyarakat desa semakin mudah menjangkau layanan keuangan. Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, komitmen tersebutdiwujudkan melalui penguatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan yang mampu meningkatkankesejahteraan, memperkuat kemandirian desa, dan mendorong pemerataanpembangunan sesuai potensi masing-masing wilayah.Keseriusan itu tampak jelas sejak awal. Dalam rapat terbatas bersama...
- Advertisement -

Baca berita yang ini