BNPT: Waspada, Media Sosial Digunakan untuk Propaganda Ujaran Kebencian

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Media sosial kini telah dimanfaatkan kelompok intoleran dan radikal untuk melakukan propaganda ujaran kebencian agar menimbulkan kekacauan. Maka, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Boy Rafli Amar, gencar melalukan sosialisasi agar masyarakat tercerahkan.

“Mulai dari hulu hingga hilir, peningkatan kewaspadaan ini harus terus dilakukan karena semakin meningkat narasi kebencian dengan konten propaganda yang tersebar di media sosial maupun kegiatan offline yang dinilai dapat memecah belah kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujar Boy Rafli yang dikutip Rabu 6 Januari 2021.

Menurut Boy Rafli, berdasarkan catatan BNPT sepanjang 2020, Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri telah menetapkan 228 orang sebagai tersangka kasus terorisme.

Mereka ditangkap di berbagai daerah dan membuktikan bahwa kejahatan terorisme maupun penyebaran radikalisme tetap menjadi pekerjaan rumah pemerintah.

Mantan Kadiv Humas Polri itu menegaskan Indonesia yang damai dan sejahtera bisa terbebas dari kejahatan terorisme jika bahu membahu meningkatkan kewaspadaannya.

Dia juga mengingatkan masyarakat agar tidak segan melaporkan narasi-narasi intoleran dan radikal.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Gerai Koperasi Merah Putih sebagai Penghubung Ekonomi Desa

Oleh: Citra Kurnia Khudori)*Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) hadir sebagai wajah barupenguatan ekonomi desa yang semakin terorganisir, modern, dan berdaya saing. Inisiatif ini tidak hanya membangun unit usaha, tetapi juga menciptakan ekosistemdistribusi yang lebih efisien dengan memperpendek rantai ekonomi dari produsenlangsung ke konsumen, sehingga nilai tambah dapat dirasakan lebih optimal oleh masyarakat desa.Keberadaan gerai koperasi menjadi sarana strategis dalam memperluas aksespasar bagi pelaku usaha lokal. Produk-produk unggulan desa kini memiliki kanaldistribusi yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan, membuka peluang peningkatanskala usaha sekaligus memperkuat posisi ekonomi masyarakat. Melalui pendekatanini, KDKMP berperan sebagai penggerak utama ekonomi kerakyatan yang mendorong kemandirian dan pertumbuhan ekonomi dari tingkat desa.Lebih dari itu, Gerai KDKMP merepresentasikan semangat kemandirian ekonomiberbasis gotong royong. Dengan pengelolaan yang tepat, gerai ini berpotensimenjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi desa yang inklusif dan berkelanjutan.Untuk diketahui, hingga akhir Maret 2026, pembangunan KDKMP menunjukkanprogres signifikan. Puluhan ribu titik kini telah memasuki tahap Pembangunan. Sementara itu, lebih dari 3.000 unit sudah rampung dan siap dimanfaatkanmasyarakat dalam waktu dekat. Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan, dalamwaktu dekat pemerintah akan mulai mendistribusikan berbagai komoditas untukmengisi unit-unit KDKMP tersebut. Ia berharap KDKMP menjadi pusat distribusipangan dan kebutuhan masyarakat di tingkat desa....
- Advertisement -

Baca berita yang ini