Binda Sulsel dan Pemkab Gowa Bakal Gencarkan Vaksinasi untuk 14.000 Orang di Akhir Agustus 2021

Baca Juga

MATA INDONESIA, GOWA – Kolaborasi giat vaksinasi Covid-19 antara Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Sulawesi Selatan atau Binda Sulsel dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa masih akan berlanjut.

Menurut keterangan Wakil Bupati Gowa, H Abd Rauf Malaganni, pihaknya akan kembali bekerja sama dengan Binda Sulsel untuk melakukan vaksinasi bagi pelajar pada Senin 30 Agustus 2021 mendatang.

“Total vaksin yang disediakan diperkirakan sekitar 14.000 dosis dimana BIN akan menyediakan sebanyak 5.000 dosis dan Pemkab Gowa sekitar 9.000 dosis dengan target sasaran sebanyak 12.475 pelajar SMP yang tersebar di 29 SMP dan masyarakat umum 1.500 dosis,” ujarnya di Gowa, Rabu 25 Agustus 2021.

Kegiatan vaksinasi pelajar ini akan difokuskan di tiga kecamatan yaitu Somba Opu, Pallangga dan Barombong dengan harapan agar sekolah tatap muka bisa segera dilakukan.

“Untuk saat ini kita fokus pada pelajar SMP di tiga kecamatan dulu yang kita bagi beberapa titik untuk menghindari kerumunan. Sementara untuk masyarakat umum kita sediakan 500 dosis di setiap kecamatan (Somba Opu, Pallangga dan Barombong),” katanya.

Pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Gowa pun bersedia untuk membantu. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gowa dr Hasanuddin mengatakan, pihaknya akan menurunkan sebanyak 28 tim. Di mana setiap timnya terdiri dari 10 orang agar mampu mempercepat pelaksanaan vaksinasi dan tidak terjadi kerumunan.

“Selain itu kita juga siapkan tim lain untuk vaksinasi masyarakat umum agar tidak mengganggu vaksinasi pelajar ini,” ujarnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini