Binda Papua Gelar Vaksinasi Lanjutan untuk 29 Orang di Intan Jaya

Baca Juga

MATA INDONESIA, INTAN JAYA – Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Papua atau Binda Papua kembali melakukan vaksinasi lanjutan untuk memutus rantai penyebaran Covid-19. Kegiatan kali ini dilakukan di Intan Jaya, Papua.

Kegiatan vaksinasi kali ini menggandeng Dinas Kesehatan Intan Jaya. Vaksinasi yang diberikan tahap I dan tahap II tersebut ,diikuti oleh 39 orang dari kalangan pelajar dan masyarakat umum dengan jenis vaksin Sinovac Bio Farma.

Adapun Vaksin yang diberikan dengan rincian, vaksinasi tahap I sebanyak 15 orang dan vaksinasi tahap II sebanyak 14 orang. Sementara 5 orang tidak dapat divaksin karena memiliki penyakit penyerta atau komorbid.

Kepala Dinas Kabupaten Intan Jaya Sopianus Zonggenau menyampaikan terima kasih kepada masyarakat dan pelajar yang hadir untuk mengikuti vaksinasi ini.

“Kita tahu bersama bahwa vaksinasi ini merupakan program pemerintah pusat untuk memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 sebab apabila sudah banyak yang divaksin maka akan terbentuk sistem kekebalan tubuh/Herd Immunity di masyarakat,” ujarnya, Minggu 22 Agustus 2021.

Sopianus juga mengungkapkan bahwa pihaknya akan terus melakukan sosialisasi agar semakin banyak masyarakat dan pelajar yang mengikuti vaksinasi.

“Selain itu juga tetap patuhi protokol kesehatan selama masa Pandemi walaupun sudah divaksin. Tujuannya untuk menjaga diri kita, keluarga dan lingkungan sekitar khususnya di Kabupaten Intan Jaya,” katanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

WNA Operator Judi Daring Ditangkap, Pemerintah Tingkatkan Pengawasan Siber

Oleh: Ira Nurdini )*Pemerintah terus memperkuat pengawasan siber nasional menyusulterbongkarnya praktik judi daring internasional yang melibatkan ratusanwarga negara asing di Jakarta Barat. Langkah cepat aparat dalammengungkap jaringan tersebut dinilai menjadi bukti keseriusan negaradalam menjaga ruang digital Indonesia dari ancaman kejahatantransnasional yang semakin kompleks.Pengungkapan kasus ini bermula dari penyelidikan Bareskrim Polriterhadap aktivitas mencurigakan di kawasan Hayam Wuruk Plaza Tower, Jakarta Barat. Dari hasil operasi tersebut, aparat berhasil mengamankan321 warga negara asing yang diduga menjalankan operasional judi daring secara terorganisir.Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Wira Satya Triputra, menjelaskan bahwa penyidik saat ini masih terusmengembangkan kasus guna memburu aktor utama dan pihak perekrutyang berada di balik jaringan internasional tersebut. Polisi juga telahmengantongi data sponsor yang diduga membawa ratusan operator asingke Indonesia.Menurut Wira, proses pemeriksaan masih difokuskan pada pendalamanperan masing-masing pelaku, termasuk kemungkinan adanya pengendaliutama yang mengatur seluruh aktivitas perjudian daring tersebut. Hinggakini, penyidik baru menemukan pihak yang berperan sebagai koordinatordi tiap divisi pekerjaan.Keberadaan jaringan dengan struktur kerja yang rapi memperlihatkanbahwa praktik judi daring internasional kini dijalankan secara profesionaldan memanfaatkan sistem digital yang sulit dideteksi. Karena itu, aparattidak hanya berfokus pada penangkapan operator lapangan, tetapi jugapenelusuran terhadap jaringan yang lebih besar.Dari total 321 warga negara asing yang diamankan, sebanyak 275 orang telah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka berasal dari berbagai negaraseperti Vietnam, China, Laos, Myanmar,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini