Binaartha: IHSG Berpeluang Terkoreksi di Awal Pekan Ini

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melemah 0,56 persen di level 6.501,378 pada penutupan perdagangan Jumat, 22 Februari 2019. Berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama maupun kedua memiliki range pada 6478.495 hingga 6455.613.

Menurut analis Binaartha Sekuritas, M Nafan Aji Gusta Utama, resistance pertama maupun kedua memiliki range 6527.240 hingga 6553.103. Berdasarkan indikator, MACD masih membentuk pola dead cross di area positif.

Sementara itu, Stochastic dan RSI berada di area netral. Nafan memprediksi, IHSG berpeluang terkoreksi dan menuju ke area support pada perdagangan awal pekan, Senin 25 Februari 2019. “Terlihat pola downward bar yang mengindikasikan adanya potensi koreksi lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area support pada awal pekan ini,” kata Nafan di Jakarta, Minggu 24 Februari 2019.

Berikut sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain:

-ADRO, Daily (1410) (RoE: 9.17 persen; PER: 8.02x; EPS: 175.90; PBV: 0.73x; Beta: 1.72): Terlihat pola bearish pin bar yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan harga saham. “Sell on Strength” pada area level 1420 – 1460, dengan target harga di level 1330. Resistance: 1520.

-BBTN, Daily (2500) (RoE: 12.52 persen; PER: 8.80x; EPS: 283.96; PBV: 1.10x; Beta: 1.82): Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish stick sandwich candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area 2490 – 2510, dengan target harga secara bertahap di level 2560, 2710, 3060 dan 3410. Support: 2440.

ERAA, Daily (2090) (RoE: 18.05 persen; PER: 7.96x; EPS: 265.21; PBV: 1.43x; Beta: 1.74): Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 2070 – 2100, dengan target harga secara bertahap di level 2150 dan 2240. Support: 2040.

-HMSP, Daily (3760) (RoE: 38.19 persen; PER: 33.67x; EPS: 111.09; PBV: 12.86x; Beta: 0.85): Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area 3700 – 3760, dengan target harga secara bertahap di level 3820, 3980, 4350 dan 4720. Support: 3700 & 3610.

-LPPF, Daily (5775) (RoE: 69.67 persen; PER: 8.36x; EPS: 687.71; PBV: 5.86x; Beta: 2.11): Pergerakan harga bertahan di area garis bawah dari bollinger dan terlihat pola white opening bozu candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 5650 – 5800, dengan target harga secara bertahap di level 5925 dan 6025. Support: 5550.

MYOR, Daily (2640) (RoE: 7.53 persen; PER: 11.06x; EPS: 188.11; PBV: 0.83x; Beta: 1.48): Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 2600 – 2650, dengan target harga secara bertahap di level 2680, 2710 dan 2820. Support: 2600, 2550 & 2520.

Berita Terbaru

Bupati Sleman Resmikan Gen Z Institut Sleman: Harapan Besar Generasi Z Membangun Sleman Sembada

Sleman, 16 Juli 2024 – Kabupaten Sleman menyaksikan sebuah tonggak penting dalam pemberdayaan generasi muda dan perempuan dengan peluncuran...
- Advertisement -

Baca berita yang ini