BIN Gencarkan Vaksinasi di Bengkulu Tengah

Baca Juga

MATA INDONESIA, BENTENG – Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Bengkulu atau Binda Bengkulu mengadakan kegiatan serbuan vaksinasi di Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng), Kamis 9 Desember 2021. Vaksinasi dipusatkan di kantor Camat Taba Penanjung dan juga dilaksanakan secara serentak di 22 fasilitas pelayanan kesehatan.

Kabinda Bengkulu Pambudi Cahyo Widodo SH MSi menjelaskan bahwa serbuan vaksinasi merupakan upaya yang dilakukan untuk membantu percepatan kegiatan vaksinasi Covid-19.

“Sehingga, target 70 persen dari total sasaran vaksinasi di Provinsi Bengkulu bisa tercapai pada akhir bulan Desember 2021 ini,” katanya.

Untuk mewujudkan hal itu, Binda Bengkulu melakukan serbuan vaksin secara marathon ke seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Bengkulu.

“Sesuai jadwal, serbuan vaksinasi hari ini dilaksanakan di Kabupaten Benteng dan Kabupaten Seluma. Kami menyediakan 3.150 vaksin untuk masyarakat Kabupaten Benteng dan 2.120 dosis vaksin untuk warga Kabupaten Seluma,” ujarnya.

Selain mengadakan kegiatan vaksinasi secara terpusat, Pambudi menerangkan bahwa pihaknya juga berinisiatif melakukan kegiatan vaksinasi secara langsung ke rumah-rumah warga. Menurutnya, vaksinasi melalui door to door merupakan cara yang paling efektif untuk menjangkau masyarakat yang kebetulan tak sempat mendatangi gerai vaksin.

“Kami ucapkan terima kasih kepada Kepala Dinkes Provinsi dan Kabupaten, TNI dan Polri serta Pemerintah Daerah yang sudah membantu kegiatan ini. Antusias masyarakat di Kabupaten Benteng sangat luar biasa. Mudah-mudahan, seluruh kabupaten bisa bekerjasama dengan stakeholder untuk mencapai target vaksinasi yang sudah ditetapkan,” katanya.

Dalam kegiatan ini, Binda Bengkulu juga menyiapkan sebanyak 750 paket sembako gratis khusus untuk masyarakat yang disuntik vaksin. Paket sembako yang diberikan berupa gula dan beras.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Langkah Cepat Pemerintah Jaga Stabilitas Kelistrikan di Sumatera

Oleh: Kinara Pratiwi )*Respons cepat pemerintah dalam menangani gangguan sistem kelistrikandi Sumatera menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga stabilitaspasokan energi nasional. Gangguan pada jaringan transmisi 275 kV Muara Bungo–Sungai Rumbai di Jambi yang berdampak pada sejumlahwilayah di Pulau Sumatera langsung direspons melalui koordinasi lintassektor antara pemerintah, PT PLN (Persero), dan berbagai pemangkukepentingan. Langkah cepat PT PLN menjadi bukti bahwa pemerintah menempatkankeandalan pasokan listrik sebagai prioritas strategis demi memastikanaktivitas masyarakat dan roda perekonomian tetap terjaga.Sejak gangguan terdeteksi, pemerintah bergerak sigap denganmemastikan proses pemulihan dilakukan secara terukur dan terkoordinasi. PT PLN sebagai operator utama sistem kelistrikan nasional langsungmengerahkan personel teknis untuk melakukan asesmen menyeluruh, memulihkan jaringan transmisi, mengaktifkan gardu induk, sertamenyalakan kembali pembangkit secara bertahap. Upaya inimenunjukkan kesiapan sistem respons nasional dalam menghadapigangguan berskala besar.Direktur Utama, Darmawan Prasodjo, menyampaikan permohonan maafkepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang terjadi. Ia menjelaskanbahwa sejak awal kejadian seluruh personel PLN langsung bergerakmelakukan pemulihan sistem secara simultan di berbagai titik terdampak. Menurutnya, indikasi awal menunjukkan gangguan berasal dari sistemtransmisi di jalur Muara Bungo–Sungai Rumbai yang dipengaruhi kondisicuaca, kemudian memicu efek berantai pada sistem kelistrikan Sumatera.Penjelasan Darmawan tersebut menunjukkan bahwa penanganandilakukan secara berbasis data dan analisis teknis yang akurat. Pemerintah melalui koordinasi intensif dengan PLN memastikan bahwasetiap tahapan pemulihan tidak hanya berorientasi pada kecepatan, tetapijuga mengedepankan keamanan sistem agar proses normalisasiberlangsung stabil dan tidak menimbulkan gangguan lanjutan.Hasil dari kerja cepat tersebut terlihat dari progres pemulihan yang berjalan signifikan. Dari total jutaan pelanggan yang terdampak, sebagianbesar telah kembali menikmati aliran listrik. Beban sistem yang berhasildipulihkan juga terus meningkat hingga mendekati kondisi normal. Seluruhgardu induk terdampak pun telah berhasil dioperasikan kembali. Capaianini menjadi indikator nyata bahwa sistem respons pemerintah berjalanefektif dan mampu meminimalkan dampak gangguan secara cepat.Keberhasilan menangani masalah listrik ini tidak lepas dari mobilisasisumber daya yang terencana. Ratusan personel diterjunkan ke lapangandan bekerja tanpa henti di sejumlah wilayah terdampak, mulai dari Jambi, Sumatra Barat,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini