BIN Gelar Vaksinasi untuk 250 Lansia di Banjarbaru

Baca Juga

MATA INDONESIA, BANJARBARU – Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Kalimantan Selatan atau Binda Kalsel menggelar vaksinasi untuk kalangan lansia di Kantor Kelurahan Landasan Ulin Utara, Kecamatan Lianganggang, Kota Banjarbaru. Kegiatan ini bekerja sama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarbaru serta Dinkes Kalsel.

Kabinda Kalsel Brigjen Pol Dr Heri Armanto Sutikno mengatakan bahwa dalam kegiatan ini pihaknya memberikan vaksinasi kepada 250 lansia.

Alasan Binda Kalsel memberikan vaksinasi untuk lansia lantaran sasaran vaksinasi lansia masih kurang, yaitu masih dibawah 25 persen. Maka untuk semakin menarik dan mendorong mereka mengikuti vaksinasi, Heri menyebut, pihaknya memberikan stimulus berupa paket sembako.

Namun, tak hanya lansia saja, vaksinasi Binda Kalteng ini juga menyasar masyarakat umum, pelajar maupun santri.

“Sesuai dengan arahan dari Presiden RI Joko Widodo dan Kabin Pusat akan melakukan vaksinasi sebanyak 13.600 yang tersebar di seluruh Kabupaten Kota di Kalimantan Selatan,” ujarnya, Rabu 17 November 2021.

Ia juga menyebut sasaran yang dituju tidak hanya ada di satu titik di Kelurahan Landasan Ulin Utara saja, tetapi juga warga Landasan Ulin Selatan dan Barat. “Total 680 peserta vaksinasi,” katanya.

Untuk pelaksanaan vaksinasi di Jalan Keruing, Landasan Ulin Selatan atau lokasi kedua dan Landasan Ulin Barat lokasi ketiga, Binda Kalsel bersama dengan tenaga kesehatan Dinkes Banjarbaru melakukan dari rumah ke rumah.

Selanjutnya dalam waktu dekat, Binda Kalsel akan menyelenggarakan kembali vaksinasi di Kota Banjarmasin, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) dan wilayah lainnya.

Camat Lianganggang, Adriannoor Rivai sangat berterima kasih dan bangga karena semua sektor sudah mau bekerja sama untuk sama-sama melaksanakan vaksinasi kepada masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Binda Kalsel yang turut berbagi paket sembako untuk warga, serta Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru yang telah memberikan pelayanan prima,” katanya.

Sementara itu, Suyatno, peserta vaksinasi yang tinggal di Jalan Keruing I, Landasan Ulin Selatan, mengaku senang dengan adanya vaksinasi keliling yang diselenggarakan Binda Kalsel, Pemko dan Dinkes Banjarbaru.

“Alhamdulillah dengan adanya vaksinasi ini memudahkan kami, khususnya saya pribadi, mendapatkan vaksinasi,” ujarnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Anggaran Pendidikan Naik, Bukan Turun: Meluruskan Isu MBG dan APBN 2026

Oleh : Dr. Ahmad Budidarma, S.Kom, MM Penelaah Teknis Kebijakan Direktorat Guru Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Kemdikdasmen Belakangan ini, ruang publik diramaikan oleh narasi bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah “menggerus” anggaran pendidikan. Isu tersebut menyebar luas di media sosialdan sebagian ruang diskusi publik, memunculkan kekhawatiran bahwa komitmen negara terhadap sektor pendidikan tengah mengalami penurunan. Kekhawatiran ini tentu dapatdipahami. Pendidikan adalah fondasi masa depan bangsa; setiap perubahan alokasi anggaranselalu sensitif dan mudah memicu respons emosional. Namun, bila kita merujuk pada dokumen resmi pemerintah dalam Rancangan APBN 2026 serta penjelasan yang disampaikan oleh Kementerian Keuangan Republik Indonesia dan Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia, fakta yang muncul justru sebaliknya: anggaran pendidikan tahun 2026 mengalami kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya. Pemerintah tetap menjaga amanat konstitusi untuk mengalokasikan sekurang-kurangnya 20 persen dari total belanja negara untuk fungsi pendidikan. Artinya, secara normatif dan fiskal, komitmen tersebut tetap terpelihara. Kenaikan ini juga tercermin pada pagu anggaran Kementerian Pendidikan...
- Advertisement -

Baca berita yang ini