BIN Gelar Vaksinasi untuk 232 Orang di Jayapura Selatan

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAYAPURA – Binda Papua melanjutkan kegiatan vaksinasi massal bagi warga yang belum divaksin. Kegiatan kali ini dilaksanakan di Lapangan PTC Entrop, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura.

Kegiatan tersebut dilakukan bersama Dinas Kesehatan Kota Jayapura. Ketua tim vaksinator Nurul Rusmiani, A.md, Kep mengatakan bahwa hari ini pihaknya melakukan vaksinasi tahap I dan tahap II bagi masyarakat dan pelajar.

Vaksinasi tersebut diikuti oleh 232 orang masyarakat dari target 250 orang. “Dengan rincian tahap I sebanyak 142 orang, tahap II sebanyak 90 orang, tertunda 18 orang karena tidak hadir,” ujarnya, Kamis 23 September 2021.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan vaksinasi seperti ini harus terus dilakukan untuk memutus rantai penyebaran covid-19. Selain itu, untuk membentuk kekebalan bersama.

Nurul juga menyampaikan terima kasih atas kehadiran masyarakat dalam kegiatan vaksinasi kali ini.

“Terima kasih atas antusiasme dan partisipasi masyarakat dan pelajar untuk mengikuti vaksinasi ini, kami berharap 70 persen warga di Jayapura Selatan sudah tervaksin sehingga akan terbentuk yang namanya Herd Immunity,” katanya.

Ia juga berpesan agar masyarakat setempat yang sudah divaksin tetap mematuhi protokol kesehatan, memakai masker, mencuci tangan dan menjauhi kerumunan guna menghindari diri virus corona.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini