BIN Gelar Vaksinasi untuk 200 Orang di Aceh Besar

Baca Juga

MATA INDONESIA, ACEH BESAR – Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Aceh atau Binda Aceh kembali menggelar Vaksinasi Covid-19 secara massal, pada hari Minggu 17 Oktober 2021. Kegiatan vaksinasi kali digelar di halaman depan Kantor Desa (Meunasah) Lamgapang, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Kabupaten Aceh Besar. Kegiatan itu dilakukan bersama Forkopimda Kecamatan Krueng Barona Jaya Kabupaten Aceh Besar.

Menurut Kabagduk Ops Binda Aceh, Catur Budi Andrijanto, S.Sos., M.H, untuk vaksinasi kali ini pihaknya menyiapkan 200 dosis vaksin. Percepatan vaksinasi ini dilakukan untuk mendukung target capaian vaksinasi nasional dan untuk mencapai herd immunity di akhir 2021.

“Kegiatan dilakukan pemerintah saat ini kita semua bersinergi melakukan vaksinasi bersama, baik dengan membuka gerai-gerai seperti saat ini maupun melakukan vaksinasinasi langsung atau Door to Door ke warga”, katanya.

Sementera itu, Kapolsek Krueng Barona Jaya Ipda Cut Laila Surya mengatakan kegiatan vaksinasi untuk masyarakat kecamatan Krueng Barona Jaya terus disosialisasikan untuk meningkatkan jumlah warga yang tervaksi.

Kehadiran Binda Aceh telah membantu meningkatkan jumlah warga tervaksin. Ia mengharapkan BIN terus berada di tengah masyarakat untuk meningkatkan jumlah warga yang tervaksin.

“Masyarakat Lamgapang, Muspika dan Perangkat desa sangat mengapresiasi terhadap tindakan yang dilakukan oleh BIN,” ujarnya.

Terpantau warga sangat antusias berpartisipasi dalam kegiatan vaksinasi tersebut, sejak pagi hari warga sudah mendatangi lokasi penyelenggaraan dan mendaftarkan diri.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Gerai Koperasi Merah Putih sebagai Penghubung Ekonomi Desa

Oleh: Citra Kurnia Khudori)*Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) hadir sebagai wajah barupenguatan ekonomi desa yang semakin terorganisir, modern, dan berdaya saing. Inisiatif ini tidak hanya membangun unit usaha, tetapi juga menciptakan ekosistemdistribusi yang lebih efisien dengan memperpendek rantai ekonomi dari produsenlangsung ke konsumen, sehingga nilai tambah dapat dirasakan lebih optimal oleh masyarakat desa.Keberadaan gerai koperasi menjadi sarana strategis dalam memperluas aksespasar bagi pelaku usaha lokal. Produk-produk unggulan desa kini memiliki kanaldistribusi yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan, membuka peluang peningkatanskala usaha sekaligus memperkuat posisi ekonomi masyarakat. Melalui pendekatanini, KDKMP berperan sebagai penggerak utama ekonomi kerakyatan yang mendorong kemandirian dan pertumbuhan ekonomi dari tingkat desa.Lebih dari itu, Gerai KDKMP merepresentasikan semangat kemandirian ekonomiberbasis gotong royong. Dengan pengelolaan yang tepat, gerai ini berpotensimenjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi desa yang inklusif dan berkelanjutan.Untuk diketahui, hingga akhir Maret 2026, pembangunan KDKMP menunjukkanprogres signifikan. Puluhan ribu titik kini telah memasuki tahap Pembangunan. Sementara itu, lebih dari 3.000 unit sudah rampung dan siap dimanfaatkanmasyarakat dalam waktu dekat. Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan, dalamwaktu dekat pemerintah akan mulai mendistribusikan berbagai komoditas untukmengisi unit-unit KDKMP tersebut. Ia berharap KDKMP menjadi pusat distribusipangan dan kebutuhan masyarakat di tingkat desa....
- Advertisement -

Baca berita yang ini