BIN Gelar Vaksinasi untuk 116 Orang di Waropen

Baca Juga

MATA INDONESIA, WAROPEN – Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Papua atau Binda Papua menjalankan kegiatan vaksinasi lanjutan untuk masyarakat dan pelajar di Puskesmas Waropen.

Kepala Puskesmas Kheemon Jaya dr. Yusfin De Haan mengatakan bahwa kegiatan kali ini BIN sukses memberikan vaksinasi untuk 116 orang dari target 150 orang.

“Dengan rincian 86 orang vaksin Tahap 1 dan 30 orang vaksin Tahap 2. Sementara itu, 34 orang tertunda karena hasil tensi tinggi dan tidak hadir,” ujarnya, Selasa 9 November 2021.

Ia menyampaikan terima kasih kepada Binda Papua yang sudah bersinergi dan bekerjasama sehingga kegiatan vaksinasi hari ini dapat berjalan dengan lancar dan antusias.

“Terima kasih kepada Binda Papua. Semoga kegiatan vaksinasi ini bisa membantu meningkatkan daya tahan tubuh atau Herd Immunity melawan virus Covid-19,” katanya.

Ia juga mengapresiasi masyarakat dan pelajar yang hadir mengikuti kegiatan vaksinasi ini.

“Kami harapkan partisipasi masyarakat untuk mengikuti vaksinasi yang mana untuk membentuk sistem kekebalan tubuh atau Herd Immunity melawan virus Corona serta menjaga diri kita juga keluarga”, katanya.

Yustinus juga menambahkan bahwa pihaknya akan terus melakukan sosialisasi bagi masyarakat dan pelajar agar dengan sukarela mengikuti program vaksinasi ini.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini