Bersamaan Momen Valentine, Corona Bunuh 1.523 Orang di Cina

Baca Juga

MATA INDONESIA, INTERNASIONAL – Komisi Kesehatan Cina dalam laporan terbarunya menyebut, jumlah kematian akibat virus ganas corona atau Covid-19 sudah mencapai 1.523, khusus di Cina daratan per Jumat 14 Februari 2020, atau bertepatan dengan momen Hari Valentine

Khusus di Provinsi Hubei, tepatnya di Wuhan, 139 orang tewas dalam sehari akibat ganasnya corona. Sementara total kematian dalam sehari di Cina dari seluruh wilayah mencapai 143 orang.

Terutama Wuhan, tempat asal corona, ada 107 lagi yang meninggal. Secara keseluruhan, jumlah kematian di Wuhan karena virus corona mencapai 1.123 orang. Dseluruh China daratan, ada tambahan 2.641 orang terkena virus sehingga orang terinfeksi di seluruh China berjumlah 66.492.

“Epidemi ini benar-benar di bawah kendali dan mendadak. Ini tantangan baru bagi Cina dan dunia,” ujar Menteri Luar Negeri Cina Wang Yi, Sabtu 15 Februari 2020.

Ia meminta dukungan semua negara agar tidak perlu bersikap berlebihan, terutama menghambat perdagangan, perjalanan, dan pariwisata.

Beijing telah mengkritik Amerika Serikat (AS) khususnya karena mengambil langkah-langkah drastis pada virus corona tipe baru dengan melakukan pembatasan perjalanan pada pengunjung dari Cina. Negara ini menjadi yang pertama mengumumkan akan mengevakuasi warga dari Wuhan, kota di pusat penyebaran virus.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Perjuangkan Kesejahteraan Buruh dan Petani, Dani Eko Wiyono Siap Maju Calon Bupati Sleman Melalui Jalur Independen

Mata Indonesia, Sleman - Alumni aktivis 98 sekaligus aktivis yang selalu menyuarakan aspirasi buruh/pekerja Daerah Istimewa Yogyakarta, Dani Eko Wiyono ST. MT ini bertekad maju bakal calon bupati Sleman dalam Pilkada Sleman nanti. Dani menilai, hingga saat ini, mayoritas kehidupan buruh masih sangat jauh dari kata sejahtera. Buruh masih dianggap hanya sebagai tulang punggung ekonomi bangsa tanpa diperjuangkan nasib hidupnya.
- Advertisement -

Baca berita yang ini