Berbagi Nada, Platform NFT Music Marketplace Menjanjikan Bagi Musisi Indonesia

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA –  NFT music adalah sertifikat yang mengidentifikasi pemilik sebuah karya musik dan bisa dijual kepada siapa saja. Prinsip dibalik NFT music serupa dengan NFT pada umumnya.

Musisi atau band dapat memutuskan konten apa yang ingin mereka tawarkan kepada penggemar mereka. Kontennya bisa berupa merchandise, tiket konser, file audio, dan lain sebagainya.

NFT Music hadir sebagai solusi yang menjanjikan dan cara baru untuk memandang industri musik. Inovasi ini juga memberikan jalan agar para musisi dapat memperoleh penghasilan yang layak atas karya mereka dan kerja kerasnya.

Berinvestasi di marketplace atau aset kripto tertentu memiliki kesamaan dengan pembelian saham perusahaan. Sedangkan, membeli NFT music sama halnya dengan membeli karya seni.

Salah satu NFT music marketplace di Indonesia adalah Berbagi Nada, platform ini memberikan kesempatan bagi para musisi maupun konten kreator untuk membangun ekosistem dalam hal penjualan karya seni.

Founder Berbagi Nada, Leonardil Anil mengatakan “ Untuk musisi ide awalnya adalah untuk memudahkan musisi daerah agar tidak perlu datang ke Jakarta. Siapapun dapat memasarkan karya di platform ini, apalagi banyak komunitas yang ada di Berbagi Nada. Jadi para musisi tidak perlu sibuk mencari panggung dan mendapatkan support.”

Ia juga mengatakan bahwa siapapun dapat bergabung baik musisi ataupun konten kreator. Platform ini akan melakukan edukasi untuk dapat membangun habit transaksi crypto. Ada berbagai kerjasama yang sedang berusaha dibangun salah satunya dengan dompet digital seperti gopay.

Keistimewaan menjadi konsumen Berbagi Nada adalah para konsumen akan menikmati experience dan juga utility dari platform tersebut. Konsumen bisa mendapatkan signature sounds langsung dari musisi dan kesempatan membuat lirik lagu bersama musisi di Berbagi Nada.

Selain itu, dengan membeli NFT Music, konsumen berarti telah ikut serta mendukung musisi secara langsung. Ada ekosistem yang dapat dibangun melalui NFT music ini contohnya adalah produksi photobook yang bisa dipasarkan di Berbagi Nada.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini