Berantas Hoax untuk Pulihkan Kesehatan dan Ekonomi Masyarakat

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Untuk memulihkan kesehatan masyarakat dan ekonomi dari Pandemi Covid19, hoax harus segera diberantas.

Hal itu diungkapkan Ketua Presidium Mafindo Septiadji Eko Nugroho yang mengungkap ribuan hoax soal vaksinasi.

“Hoax di Indonesia disebabkan kurangnya literasi masyarakat. Jika dibiarkan kepercayaan masyarakat terhadap otoritas kesehatan akan tergerus,” ujar Septiadji, Selasa 30 Maret 2021.

Saat ini beredarnya informasi bohong itu sangat mengganggu program pemerintah tersebut sehingga vaksinasi terhambat.

Padahal, vaksinasi Covid19 diadakan untuk memutus penularan Virus SARS-Cov-2 sehingga pandemi ini bisa dikendalikan dalam bentuk endemi.

Masyarakat dimintanya tidak mudah membagikan setiap informasi yang mereka peroleh sehingga penyebaran hoax bisa ditekan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Kekuatan Cadangan Devisa Tegaskan Resiliensi Ekonomi Indonesia

Oleh: Feya Annisa )*Ketahanan ekonomi Indonesia kembali menunjukkan fondasi yang kuat di tengah dinamika perekonomian global yang masih penuh ketidakpastian. Salah satu indikator yang mencerminkan kondisi tersebut adalah posisicadangan devisa nasional yang tetap berada pada level memadaimeskipun menghadapi berbagai tekanan eksternal. Bank Indonesia mencatat cadangan devisa Indonesia pada akhir Mei 2026 sebesar 144,9 miliar dolar Amerika Serikat. Angka tersebut memanglebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya, namun tetap berada pada tingkat yang sangat aman untuk menopang kebutuhan ekonomi nasional. Di tengah tantangan global yang masih berlangsung, kemampuanIndonesia mempertahankan cadangan devisa pada level tersebutmenunjukkan tingginya resiliensi ekonomi nasional. Tidak semua negara mampu menjaga posisi devisa yang kuat ketika menghadapi tekananpasar keuangan internasional. Bank Indonesia menjelaskan bahwa perkembangan cadangan devisapada Mei juga dipengaruhi oleh penerbitan global bond pemerintah sertapenerimaan negara dari sektor pajak dan jasa. Faktor-faktor tersebutmemberikan dukungan terhadap ketahanan eksternal Indonesia sehinggaposisi devisa tetap berada pada level yang mampu menopang berbagaikebutuhan strategis nasional.Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank...
- Advertisement -

Baca berita yang ini