Belasan Turis Mati Kedinginan di Dalam Mobil

Baca Juga

MATA INDONESIA, KARACHI – Sedikitnya 16 turis tewas akibat kedinginan setelah terjebak dalam kendaraan mereka di Pakistan utara. Saat itu ribuan orang datang untuk menikmati salju, pada Jumat dan Sabtu 7-8 Januari 2022.

Sekitar 1.000 kendaraan masih terjebak salju di Murree, 64 km arah timur laut ibu kota Islamabad.

”Untuk pertama kali dalam 15 hingga 20 tahun sejumlah besar turis memadati Murree, yang menimbulkan krisis besar,” kata Sheikh Rashid Ahmed, Menteri Dalam Negeri Pakistan.

Ahmed mengatakan sekitar 1.000 mobil terjebak di kota wisata pegunungan itu (hill station), yang dibangun di lokasi yang lebih tinggi dari daerah sekitarnya.

Dia memastikan ada 16 hingga 19 turis meninggal di dalam kendaraan mereka.

Beberapa peleton tentara dan pasukan paramiliter telah dikerahkan untuk membantu pemerintah sipil dalam operasi penyelamatan. Pada Jumat malam 7 Januari 2022, pemerintah mengumumkan penutupan semua jalan menuju kota kecil tersebut untuk menghentikan gelombang turis yang datang.

Perdana Menteri Imran Khan mengungkapkan keterkejutannya atas “kematian tragis” belasan turis. ”Telah memerintahkan penyelidikan dan menetapkan regulasi yang tegas untuk memastikan pencegahan tragedi serupa,” cuit Khan di Twitter.

Menteri Informasi Fawad Chaudhry meminta masyarakat untuk tidak mengunjungi Murree.

Salju, yang mulai jatuh pada Selasa malam, terus turun secara berkala dan menarik minat ribuan turis. Akibat membludaknya pengunjung, banyak keluarga terlantar di jalan-jalan.

Media lokal melaporkan lebih dari 100.000 kendaraan memasuki kota wisata itu. Video-video yang beredar di media sosial memperlihatkan beberapa keluarga, termasuk anak-anak, meninggal di kendaraan mereka yang tertutup salju.

Ada sejumlah dugaan bahwa para turis yang tewas ini keracunan karbon monoksida karena penghangat di kendaraan.

“Apakah penyebab kematian itu karena kedinginan atau keracunan karbon monoksida (CO)?” kata Dr. Faheem Younus, kepala departemen penyakit menular di Universitas Maryland UCH, di Twitter.

“CO tidak berbau. Mematikan jika mobil yang terus menyala terkubur salju. Knalpot yang tersumbat bisa dengan cepat membunuh penumpangnya saat mereka menghirup CO.”

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini