MINEWS.ID, JAKARTA – Setiap Hari Bhayangkara nama Jenderal Hoegeng Imam Santoso selalu dimunculkan lagi. Tetapi pernahkan kamu melihat bagaimana santunnya saat lelaki itu menjalankan tugasnya sebagai polisi bahkan ketika menjabat Kapolri.
Sebuah video berdurasi 47 detik menggambarkan bagaimana Pak Hoegeng yang dijuluki polisi jujur itu berbicara kepada para penarik becak yang terkena razia.
Tidak ada sikap arogan. Jangankan menendang dan memukul, berbicara kepada para penarik becak pun dia sangat santun, menggunakan bahasa Jawa halus.
Bahkan di depan mereka, Hoegeng memanggilnya sebagai kawan. Dia mengingatkan agar para penarik becak itu tidak menarik dan membawa penumpang di tempat terlarang.
Hoegeng bahkan membebaskan para penarik becak itu saat terjerat razia pertama kali. Tetapi dia mengingatkan agar jangan lagi mengulangi kesalahan yang sama karena akan langsung ditertibkan.
Tidak salah jika polisi-polisi zaman sekarang menyontoh beliau. Melakukan pendekatan manusiawi dalam menengakkan hukum. Tidak ada sikap arongan sedikitpun.