Begini Nasihat Gibran Dalam Bahasa Jawa untuk Masalah Asmara Kaesang

Baca Juga

MATA INDONESIA, SOLO – Persoalan asmara Kaesang Pangarep dengan eks kekasihnya Felicia Tissue terus menjadi pembicaraan masyarakat, sehingga sang kakak yang juga Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka memberi nasihat jitu dalam bahasa Jawa.

Nasihat Gibran cuma pendek dan dalam Bahasa Jawa saat para jurnalis menanyakan Wali Kota Solo itu dalam suatu kesempatan.

“Ndang dirampungke (Cepat diselesaikan — Red),” ujar Gibran yang dikutip Jumat 28 Mei 2021.

Bagaimana cara menyelesaikannya, Gibran menyerahkan sepenuhnya kepada sang adik yang kini duduk dalam manajemen Persis Solo.

Masalah asmara anak presiden itu mencuat lagi belakangan dengan membanjirnya video maupun postingan kasus tersebut di dunia maya.

Sebelumnya netizen sempat dibuat kaget dengan aksi Keluarga Felicia Tissue yang ngetag Presiden Jokowi atas kasus tersebut.

Hingga kini tidak jelas benar masalah yang sedang terjadi hanya masyarakat mengetahui nomor Felicia dikeluarkan dari daftar nomor telepon Kaesang.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini