Baru Buka, Pasar Tanah Abang Terpaksa Tutup Lagi Karena Isu Kerusuhan Lanjutan

Baca Juga

MINEWS.ID, JAKARTA – Merebak isu kerusuhan lanjutan Jum’at 24 Mei 2019 ini beredar di twitter. Pedagang pusat perbelanjaan Pasar Tanah Abang terpaksa menutup kiosnya sebelum salat Jum’at di hari pertama buka pasca kerusuhan Jakarta.

“Hari ini pertama buka setelah dua hari tutup, aman-aman saja sih hari ini, cuma kita diberi tahu pengelola pasar untuk mengantisipasi kericuhan lagi jadi buka setengah hari,” kata salah satu pedagang pakaian anak, bernama Eti.

Sementara jalan-jalan di sekitar pasar hingga siang sudah padat. Kesibukan di pasar juga terpantau aktif dengan transaksi jual-beli.

Hal itu dibenarkan pengelola pasar Arif Budi. Maka jam operasional pasar hingga pukul 13.00 WIB, saat ini tempat itu dijaga TNI.

Jam operasional itu menurut Arif berlaku tentative. Jika tetap aman pasar buka kembali Sabtu 25 Mei 2019.

Akses ke pasar itu pun sudah beroperasi normal. Transjakarta maupun kereta rel listrik sudah berhenti di Stasiun Tanah Abang.

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini