Asyik Banget, Prancis Sudah Tak Wajibkan Pemakaian Masker!

Baca Juga

MATA INDONESIA, PARIS – Prancis mulai melonggarkan pembatasan virus corona termasuk membebaskan pemakaian masker di luar ruangan. Keputusan ini diambil untuk memudahkan kehidupan sehari-hari warga.

Batas kapasitas penonton untuk ruang konser, pertandingan olahraga, dan acara lainnya juga dihapuskan. Selain itu, meskipun bekerja dari rumah atau WFH tidak lagi diwajibkan, tetap disarankan.

Langkah ini memulai relaksasi dua bagian pembatasan yang diumumkan pada akhir Januari – meskipun negara itu mencapai rekor tingkat kasus harian bulan lalu. Prancis menjadi negara ketiga di Eropa setelah Inggris dan Denmark yang juga melonggarkan pembatasan virus corona.

“Prancis akan dapat mencabut sebagian besar pembatasan yang diambil untuk mengekang epidemi pada Februari berkat izin vaksinasi baru, yang menggantikan izin kesehatan,” kata Perdana Menteri Jean Castex, melansir France24.

Sejak bulan lalu bukti catatan inokulasi telah diperlukan untuk izin baru, termasuk untuk mengakses layanan di negara itu, dimulai dari bar dan restoran hingga transportasi umum jarak jauh.

Pihak berwenang Prancis memandang ancaman varian Omicron terbatas dan kurang berbahaya daripada jenis virus sebelumnya, meskipun lebih menular.

“Kami telah melihat pembalikan tren yang lemah selama beberapa hari terakhir, dengan lebih sedikit kasus yang diumumkan setiap hari daripada tujuh hari sebelumnya,” kata juru bicara pemerintah Gabriel Attal kepada radio France Info.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

KPU Sleman Gelar PSU pada 24 Februari 2024 di 11 TPS, PPS dan PPK Dipilih Ketat

Mata Indonesia, Sleman - KPU Sleman segera menyelenggarakan pemungutan suara ulang (PSU) dan pemungutan suara lanjutan (PSL) sesuai rekomendasi sebelumnya. Ada 11 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Bumi Sembada yang akan menjadi lokasi PSU dan PSL.
- Advertisement -

Baca berita yang ini