Asik, Jadwal Kereta Commuter Libur Lebaran 2021 Ditambah

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTAPT Kereta Api Indonesia Commuter memutuskan menambah 14 jadwal perjalanan kereta pada libur lebaran 2021 ini.

Panambahan yang mulai dilakukan Sabtu 15 Mei 2021 ini membuat PT KAI Commuter mengoperasikan 900 perjalanan kereta pada semua stasiun di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek).

Dengan jumlah perjalanan tersebut, setiap hari kereta akan beroperasi mulai pukul 04.00 WIB sampai dengan 20.00 WIB.

Penambahan kereta tersebut akan beroperasi sebagai feeder pada perjalanan Manggarai-Duri pulang pergi.

Sebab, pengguna kereta yang menghubungkan tiga stasiun transit yaitu Manggarai, Tanah Abang dan Duri volume penggunanya cukup banyak.

“KAI Commuter juga akan menambah perjalanan kereta rute lainnya jika berpotensi kepadatan pengguna,” ujar VP Corporate Secretary KAI Commuter, Anne Purba yang dikutip Sabtu.

Pada hari kedua lebaran atau 14 Mei 2021 terjadi peningkatan pengguna kereta rel listrik Jabodetabek yang hingga pukul 19.00 WIB mencatat 239.129 penumpang.

Namun angka itu masih lebih kecil dari jumlah penumpang rata-rata pada hari kerja yang mencapai 400 ribu penumpang.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini