Ashley Young Kembali ke Inggris

Baca Juga

MATA INDONESIA, LONDON– Kontrak bek veteran Ashley Young akan berakhir pada Juni 2021 ini. Pemain asal Inggris itu pun tampaknya sudah menentukan masa depannya.

Jika tak diperpanjang Inter, Young kabarnya ingin kembali ke Inggris, tepatnya ke Watford, klub tempatnya memulai karris sebagai pesepakbola profesional, sebelum namanya melambung.

Inter tentu akan berpikir panjang untuk menambah durasi kontrak Young, mengingat bek asal Inggris itu sudah berusia 35 tahun.

Mengutip Mirror, Kamis 4 Maret 2021, sebelum memuluskan niatnya kembali ke Watford, Young bertekad untuk membawa Inter Milan meraih trofi Serie A musim ini.

Maklum, Inter tengah gencar untuk meraih poin penuh di setiap laga. Memimpin klasemen sementara, La Beneamata ingin mengakhiri puasa gelar dalam 10 tahun terakhir dengan keluar sebagai juara di akhir musim.

Terkait nasib Young, kabarnya ia tak masalah jika harus bermain di kasta kedua Liga Inggris bersama Watford. Ia ingin dekat dengan keluarga, dan pensiun baik-baik di kampung halamannya.

Young telah mencatatkan total 51 penampilan untuk Inter sejak tiba pada tahun 2020, mencatatkan empat gol dan tujuh assist di semua kompetisi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini