Arus Mudik Mulai Banjiri Pelabuhan Merak Minggu Dini Hari

Baca Juga

MATA INDONESIA, MERAK – Arus mudik ke Sumatra di Pelabuhan Penyeberangan Merak mulai terasa Sabtu 23 April 2022 malam hingga Minggu 24 April 2022 dini hari.

Menurut seorang petugas bernama Mulyanto, pada Sabtu 23 April 2022 malam hingga Minggu 24 April 2022 dini hari, Dermaga Eksekutif dan Reguler pelabuhan itu menyeberangkan 21.860 penumpang.

Jumlah itu menunjukkan tren peningkatan yang signifikan dibandingkan jumlah penumpang yang diseberangkan sehari sebelumnya.

Data yang diungkap Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Shelvy, jumlah penumpang dalam kurun 24 sejak Jumat (22/4) pukul 08.00 WIB hingga Sabtu (23/4) pukul 08.00 WIB adalah sebanyak 32.650 orang.

Maka, jumlah penumpang yang akan diseberangkan Minggu ini akan jauh lebih banyak dibandingkan hari sebelumnya.

Dipredisi puncak arus mudik pada Jumat 29 April 2022 karena seluruh pekerja sudah menerima tunjangan hari raya (THR).

Asal pemudik itu kebanyakan dari Jabodetabek, Bandung, Bekasi, Solo dan Yogyakarta. Kampung halaman mereka umumnya di Pulau Sumatra.

Sementara kendaraan yang mendominasi Pelabuhan Merak adalah truk ekspedisi sejak, Jumat 22 April 2022), atau 10 hari jelang lebaran.

Hal itu sebagai antisipasi dilakukan pembatasan truk ekspedisi pada Selasa 26 April atau H -7 jelang lebaran.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Bonus Hari Raya Ojol, Kesejahteraan Bagi Gig Worker

Oleh: Alexander Royce*) Transformasi ekonomi digital Indonesia dalam satu dekade terakhir telah melahirkan jutaanpekerja sektor informal berbasis aplikasi atau gig worker. Di antara mereka, pengemudi ojek online (ojol) menjadi tulang punggung mobilitas dan distribusi barang, terutama di momen-momen krusial seperti Ramadan dan Idulfitri. Tahun ini, kabar mengenai pencairan Bonus Hari Raya (BHR) bagi para pengemudi ojol menjadi angin segar yang tidak hanya berdampak pada kesejahteraan pekerja, tetapi juga memperkuat fondasi ekonomi nasional. Langkah pemerintah memastikan kembali pemberian Bonus Hari Raya bagi pengemuditransportasi daring menunjukkan keberpihakan yang nyata terhadap pekerja sektor informal digital. Kebijakan ini relevan dengan situasi terkini, di mana daya beli masyarakat menjadi salah satu kunci menjaga stabilitas ekonomi menjelang Lebaran 2026. Dengan lebih dari 850 ribupengemudi yang dipastikan menerima bonus tahun ini, dampaknya tidak bisa dipandang sebelahmata. Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, memastikan bahwa para pengemudi ojol kembalimendapatkan Bonus Hari...
- Advertisement -

Baca berita yang ini