Arloji Raja George III Inggris Siap Dilelang Rp 18,5 Miliar, Minat?

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Jam tangan emas alias arloji milik Raja George III dari Inggris akan segera dilelang di rumah pelelangan Sotheby’s pada 14 Juli 2020 mendatang.

Arloji yang dirancang oleh ahli horologi Abraham-Louis Brequet ini termasuk salah satu benda bersejarah unggulan dalam The Collection of a Connoisseur.

Nilainya bukan main-main, bukan kaleng-kaleng. Arloji tourbillon emas itu diperkirakan nilainya mencapai 895 ribu dolar AS atau setara Rp 12,7 miliar hingga 1,3 juta dolar AS atau setara Rp 18,5 miliar.

Diketahui, arloji emas dengan empat tombol menit itu dulunya dijual kepada Raja George pada tahun 1808. Di masanya, arloji ini dianggap sebagai salah satu puncak teknologi.

“Raja George III yang sangat menyukai horologi membeli arloji tersebut secara impulsif seharga 4.800 franc sekira Rp 72 juta, harga yang sangat mahal pada masa itu,” kata keterangan resmi Sothesby’s.

Untuk memiliki arloji tersebut, Raja George III harus membayar dengan cara mencicil dan lunas dalam kurun waktu lima tahun.

Arloji ini sempat menciptakan sensasi ketika muncul untuk dijual di Sotheby’s dari koleksi pribadi pada November 1999, dan dijual seharga 551.500 poundsterling sekira Rp 9,7 miliar.

Sensasi tersebut dikarenakan arloji itu tidak pernah terlihat di depan umum sejak disertakan dalam pameran Five Centuries of Timekeeping di Goldsmiths ‘Hall di London pada tahun 1955.

Breguet adalah seorang pembuat jam tangan terkenal, yang ciptaannya dicari oleh hampir semua anggota kerajaan di Eropa, dari Marie Antoinette, Raja Spanyol hingga Napoléon dan Tsar Alexander I.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Kawal Program Hasto Wardoyo, Komunitas Arus Bawah Fokus pada Kesejahteraan & Lingkungan

Mata Indonesia, Yogyakarta - Komunitas Arus Bawah PDI Perjuangan Kota Yogyakarta secara resmi menyatakan komitmennya untuk mengawal dan menyukseskan berbagai program strategis Pemerintah Kota Yogyakarta di bawah kepemimpinan Walikota Hasto Wardoyo. Fokus utama dukungan ini diarahkan pada program yang menyentuh langsung kesejahteraan "wong cilik".
- Advertisement -

Baca berita yang ini