Anjing yang Tewaskan Pekerja Rumah Tangga Bakal Gabung Unit K-9 Polisi

Baca Juga

MINEWS.ID, JAKARTA  – Dua ekor anjing pekerja dari ras Belgian Malinois, Sparta dan Doby milik presenter Bima Aryo yang menewaskan pekerja rumah tangganya, bakal dititipkan di Unit Satwa K-9 Polda Metro Jaya.

“Kami titipkan di K-9 Cibubur, karena masih bermasalah,” ujar Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Cipayung Inspektur Polisi Satu Budi di Jakarta, Jumat.

Budi tidak dapat menyebutkan sampai kapan anjing-anjing Bima Aryo itu akan dititipkan. Namun yang jelas, anjing-anjing itu tidak akan dikembalikan ke rumah Bima Aryo, karena Sparta sudah menewaskan perempuan bernama Yayan 30 Agustus 2019.

Keduanya kemungkinan akan bergabung dengan Unit K-9 Polda Metro Jaya. Sementara kasus tewasnya Yayan hingga kini masih ditangani polisi dan mengoordinasikannya dengan kepolisian setempat.

Sebelumnya, Pusat Kesehatan Hewan Ragunan Jakarta Selatan tidak menemukan gejala penyakit rabies pada Sparta.

Dua anjing tersebut serta seekor anjing kecil jenis pudel milik Bima Aryo sebelumnya diserahkan ke Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Ragunan oleh anggota Polsek Cipayung.

Namun setelah ketiganya dinyatakan sehat dikembalikan lagi ke Polsek Cipayung Jakarta Timur hingga diputuskan dititipkan ke Unit K-9.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Desa Menjadi Pilar Penting Penguatan Ketahanan Ekonomi Nasional

Oleh: Zahra Anindita )*Penguatan ketahanan ekonomi nasional tidak hanya ditentukan oleh kondisi industri besar dan aktivitas ekonomi di kawasan perkotaan. Ketahanan ekonomi yang kuat justru bertumpu pada kemampuan negara membangun fondasi ekonomi hingga ke tingkat desa. Dalam konteksitulah, pemerintah menghadirkan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putihsebagai instrumen strategis untuk memperkuat perekonomian rakyat sekaligus memperluas pemerataan pembangunan.Keberadaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih menunjukkan keseriusan pemerintah dalam membangun ekonomi dari bawah. Program ini tidak hanya dirancang sebagai wadah kegiatan usaha masyarakat, tetapi juga menjadi sarana memperkuat ekosistem ekonomi desa yang lebih produktif, modern, dan berkelanjutan.Saat ini sebanyak 83 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih telah berdiri di berbagai wilayah Indonesia. Jumlah tersebut menunjukkanbesarnya perhatian pemerintah terhadap pembangunan ekonomi berbasiskomunitas yang mampu menjangkau masyarakat hingga ke daerah-daerah yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap berbagailayanan ekonomi.Pemerintah memahami bahwa pembangunan ekonomi modern tidakdapat dipisahkan dari transformasi digital. Karena itu, penguatan koperasidesa juga diiringi dengan pembangunan infrastruktur teknologi yang semakin luas dan merata di seluruh Indonesia.Direktur Ekosistem Media Kementerian Komunikasi dan Digital, Farida Dewi Maharani, menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur digital yang dilakukan pemerintah tidak hanya berorientasi pada penyediaanjaringan telekomunikasi. Pemerintah juga berupaya memastikan infrastruktur tersebut dapatdimanfaatkan secara optimal untuk memperkuat ekonomi kerakyatanmelalui koperasi desa dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.Farida memandang Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih memiliki posisistrategis dalam menopang perekonomian nasional. Namun demikian, tantangan yang masih dihadapi adalah belum optimalnya pemanfaatanteknologi digital oleh sebagian besar pelaku UMKM dan koperasi.Data yang disampaikan Kementerian Komunikasi dan Digital menunjukkan bahwa dari sekitar 60 juta UMKM...
- Advertisement -

Baca berita yang ini