Anies Baswedan Dituding Sindir Giring via Nidji: Jangan Baper, Dong

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Gubernur Anies Baswedan dituding menyindir Giring Ganesha saat memposting band ‘Nidji’ yang sedang check sound di Jakarta Internasional Stadium (JIS).

Anies memposting personel band ‘Nidji’ sedang melakukan check sound di JIS. Dalam captionnya, Anies menulis: ‘Spektakuler! Melihat penampilan band Nidji saat uji coba sound system JIS semalam, sambil inspeksi 93% ketuntasan pembangunan stadion. Musiknya menggelegar, suaranya merdu, tidak ada sumbang-sumbangnya.’

Banyak yang menilai Anies menyindir Giring pada kalimat ‘tidak ada sumbang-sumbangnya’, karena eks vokalis ‘Nidji’ itu selalu melontarkan nada-nada sumbang kepada mantan Menteri Pendidikan itu.

Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi Gerindra, Syarif, menilai, penampilan grup band ‘Nidji’ di Jakarta International Stadium (JIS) bukanlah bermaksud untuk menyindir Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Giring Ganesha.

“Ya menurut saya sih enggak lah. Kalau ada yang merasa tersindir, ya baper,” ujarnya.

Menurut dia, Anies nggak pernah bereaksi pada sindiran atau cacian yang diterimanya sejak terjun ke dunia politik, termasuk sindiran Giring.

“Pak anies dikritik-kritik gitu, dibully, enggak reaktif kok,” katanya.

Sebelumnya, Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI, Gembong Warsono, menilai penampilan ‘Nidji’ di JIS merupakan bahasa politis yang dilakukan Anies. Menurut dia, hal itu dilakukan untuk menyindir Giring Ganesha yang kerap berseberangan dengan kebijakan-kebijakan Anies sebagai Gubernur DKI Jakarta.

“Sekarang dia katakanlah menyindir dengan band Nidji ini kan bahasa sindiran yang politis. Yang tahu persis pak Anies, tapi publik bisa baca itu,” ucapnya.

Beberapa waktu lalu, Giring menyindir Anies terkait proyek Formula E yang diadakan di Jakarta. Dia menyebut Anies sebagai sosok ambisius demi nyapres.

“Gue nggak habis pikir ya, uang warga Jakarta dihambur-hamburkan begini. Terus proyek ambisius buat nyapres ini semoga tidak merugikan uang pajak,” kata Giring.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Prabowo dan Upaya Memuliakan Guru Indonesia

Oleh: Febrian Rizki )*Presiden Prabowo Subianto menempatkan guru sebagai salah satu elemen terpenting dalam pembangunan bangsa. Bagi pemerintah, keberhasilan Indonesia menuju negara maju tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang dibentuk melalui pendidikan. Dalam proses tersebut, guru memegang peran sentral sebagai penggerak utama lahirnya generasi yang berkarakter, berpengetahuan, dan memiliki daya saing tinggi.Komitmen terhadap penguatan peran guru menjadi bagian penting dari agenda pembangunan nasional yang dijalankan pemerintahan Presiden Prabowo. Perhatian tersebut diwujudkan melalui kebijakan yang tidakhanya berfokus pada peningkatan kesejahteraan, tetapi juga menyentuh aspek profesionalisme, peningkatan kompetensi, dan penyederhanaan tata kelola pendidikan. Kebijakan peningkatan tunjangan guru menjadi salah satu bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan tenaga pendidik. Menteri Pendidikan Dasar dan Menegah, Abdul Mu’ti, menjelaskan bahwa pemerintah telah menaikkan tunjangan guru non-ASN dari Rp1,5 juta menjadi Rp2 juta per bulan. Sementara itu, guru ASN memperoleh tunjangan sebesar satu kali gaji pokok sesuai ketentuan yang berlaku.Kenaikan tunjangan tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah dalammemberikan penghargaan yang lebih layak kepada para...
- Advertisement -

Baca berita yang ini