Angin Puting Beliung di Indramayu, Ratusan Rumah Porakporanda

Baca Juga

MATA INDONESIA, INDRAMAYU – Angin puting beliung menerjang  sejumlah wilayah di Kabupaten Indramayu, Selasa, 22 Februari 2022 petang.

Ratusan rumah dikabarkan mengalami kerusakan. Awalnya hujan lebat dan  angin kencang menerjang Blok Sandrem Mekarsari Rt 16 RW 10 Desa Mekarjaya merusak sejumlah rumah warga.

Hujan deras dan angin kencang itu mengakibatkan pohon tumbang dan menimpa rumah-rumah penduduk. Talim, warga Desa Mekarjaya menceritakan bagaimana angin puting beliung datang sekitar pukul 16.30 hujan hingga pukul 17.30 WIB.

Akibatnya 100 rumah warga terdampak rusak berat maupun ringan. ”Genteng berhamburan serta atap rumah sebagian rumah masyarakat ambruk,” ujar Talim.

Tak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Sejumlah warga memilih mengungsi ke tempat yang lebih aman. Aparatur desa dan warga bergotong royong memotong batang pohon.

BPBD setempat mencatat, wilayah yang diterjang puting beliung antara lain Kecamatan Gantar, Widasari, Kroya dan Juntinyuat. Kecamatan Gantar menjadi daerah terparah.

Reporter: Rizal Kris 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini