Ampuh 100 Persen! Thailand Temukan Ramuan Jitu Sembuhkan Corona

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Seorang dokter di Thailand dikabarkan telah berhasil menyembuhkan salah satu pasien positif corona. Ia menggunakan ramuan jitu hasil kombinasi dua obat sekaligus.

Dokter tersebut adalah Kriangsak Atipornwanich yang bekerja di RS Rajavathi Bangkok. Ia memberikan obat antivirus HIV yang dikombinasikan dengan antivirus flu kepada pasien corona berusia 71 tahun asal Cina. Hasilnya, berhasil.

“Hasilnya memuaskan, pasien membaik dalam 48 jam. Dari yang sebelumnya positif, kemudian diperiksa menjadi negatif,” kata Atipornwanich, seperti dikutip dari CNN, Senin 3 Februari 2020.

Setelah dinyatakan negatif, pasien itu kemudian diperiksa lagi oleh otoritas kesehatan Thailand. Hasil laboratorium menunjukkan tak ada jejak corona lagi pada sistem pernapasan pasien.

Bukan hanya Thailand, sejumlah rumah sakit di Beijing juga dilaporkan memberi obat anti-HIV kepada sejumlah pasien yang terpapar corona, namun belum diketahui bagaimana hasilnya.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini