Aktivitas Gunung Merapi Terus Meningkat

Baca Juga

MATA INDONESIA, YOGYAKARTA – Gunung Merapi semakin aktif dengan mengeluarkan guguran lava sejauh 900 meter pada Sabtu 9 Maret 2019.

Hal itu diungkapkan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) melalui akun twitter resminya. Luncuran lavanya mengarah ke hulu Kali Gendol.

Hasil pantauan dari pukul 06.00 WIB sampai dengan 18.00 WIB itu mencatat guguran lava pijar meluncur dari Gunung Merapi ke arah hulu Kali Gendol.

Hasil pengamatan sebelumnya sejak Jum’at 8 Maret 2019 sampai dengan Sabtu 9 Maret 2019 pukul 06.00 WIB, badan itu mencatat tujuh guguran lava pijar dilontarkan gunung tersebut.

Namun jarak luncurnya tidak sejauh luncuran Sabtu kemarin. Saat itu lava itu hanya meluncur sejauh 400 sampai dengan 900 meter.

Hingga saat ini BPPTKG masih mempertahankan status Gunung Merapi pada Level II atau Waspada.

Artinya, untuk sementara tidak merekomendasikan kegiatan pendakian kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian yang berkaitan dengan mitigasi bencana.

BPPTKG mengimbau warga tidak melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari puncak Gunung Merapi.

Badan itu juga mengimbau warga yang di kawasan alur Kali Gendol meningkatkan kewaspadaan.

Meski begitu mereka tidak mudah terpancing isu-isu mengenai erupsi Gunung Merapi yang tidak jelas sumbernya.

Mereka diminta tetap mengikuti arahan aparat pemerintah daerah atau menanyakan langsung ke Pos Pengamatan Gunung Merapi, media sosial BPPTKG atau ke kantor BPPTKG.

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini