Akhirnya Prabowo Bagikan Ratusan “Maung” ke TNI Seluruh Indonesia

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Akhirnya pesanan tahap pertama atas ribuan kendaraan militer Maung buatan PT Pindad diserahterimakan kepada Menteri Pertahanan Prabowo Subianto yang seterusnya akan dibagikan kepada TNI untuk mendukung operasi-operasinya.

Hal itu diungkapkan juru bicara Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak, melalui media sosialnya.

“Kendaraan Militer buatan Pindad ini diberi nama Maung oleh Menteri Pertahanan @prabowo dan akan diserahkan Menhan kepada TNI untuk digunakan dalam operasi-operasi TNI diseluruh Indonesia,” begitu pernyataan tertulis Dahnil yang dikutip Sabtu 10 Oktober 2020.

Pada foto yang diunggahnya, tampak Prabowo Subianto dengan baju warna kesukaannya khaki berdiri di depan deretan Maung Pindad.

Pada 12 Juli 2020, Prabowo sendiri sempat melakukan uji coba terhadap kendaraan segala medan itu di Bandung dan Sentul.

Tahap pertama Prabowo membeli 500 unit terlebih dahulu, namun pesanan sebenarnya sebanyak 3.000 unit.

Direktur Utama PT Pindad Abraham Mose mengungkapman kendaraan tersebut mampu bermanuver dengan cepat, gesit, dan memudahkan para prajurit memberondongkan peluru lalu pergi secepat kilat.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Transparansi MBG: Bukti Pemerintahan Prabowo Kelola Program Rakyat dengan Hatidan Integritas

Oleh: Alexander Royce*) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subiantosejak awal dirancang bukan sekadar sebagai kebijakan sosial, melainkan sebagai investasi jangkapanjang bagi kualitas sumber daya manusia Indonesia. Program ini menargetkan pemenuhan gizijutaan anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, serta balita di berbagai wilayah Tanah Air. Dalamperjalanannya, MBG tidak hanya menghadirkan manfaat kesehatan dan sosial, tetapi juga menunjukkan bagaimana pemerintah berupaya membangun tata kelola program publik yang transparan dan akuntabel. Sejak diluncurkan secara bertahap pada 2025, MBG berkembang pesat dengan dukunganjaringan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di berbagai daerah. Pada awal2026 saja, lebih dari 19 ribu SPPG telah beroperasi untuk melayani puluhan juta penerimamanfaat di seluruh Indonesia. Program ini bahkan telah menjangkau sekitar 55 juta hingga lebihdari 58 juta penerima manfaat, menjadikannya salah satu program intervensi gizi terbesar yang pernah dijalankan pemerintah Indonesia. Besarnya skala program tentu menuntut tata kelola yang baik agar kepercayaan publik tetapterjaga. Di sinilah pemerintah menunjukkan komitmennya terhadap transparansi. Alih-alihmenutup informasi, pengelola MBG justru mendorong keterbukaan dalam berbagai aspek, mulaidari pengadaan bahan makanan, komposisi menu, hingga penggunaan anggaran. Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menekankan bahwa transparansimenjadi fondasi penting dalam penyelenggaraan program MBG. Ia mendorong seluruh dapurSPPG untuk mempublikasikan menu harian melalui media sosial atau saluran komunikasi publiklainnya. Langkah ini bertujuan agar masyarakat dapat melihat langsung jenis makanan yang disajikan kepada para penerima manfaat, sekaligus memastikan bahwa standar gizi yang ditetapkan pemerintah benar-benar diterapkan di lapangan. Menurutnya, keterbukaan informasiini merupakan bagian dari upaya membangun kepercayaan publik serta memastikan program berjalan secara akuntabel. Pendekatan transparansi tersebut juga memperlihatkan bahwa pemerintah tidak alergi terhadappengawasan publik. Dengan membuka informasi menu dan aktivitas dapur MBG secara rutin, masyarakat dapat ikut mengawasi kualitas program....
- Advertisement -

Baca berita yang ini