Akhirnya, Kylian Mbappe Cetak 100 Gol untuk PSG

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Setelah bergabung sejak 2017 lalu, striker muda Kylian Mbappe akhirnya mencetak 100 gol untuk Paris Saint-Germain.

Gol ke-100 itu dia koleksi saat PSG menggilas Montpellier dengan skor 3-1 pada Minggu 6 Desember 2020 dinihari WIB.

Mbappe pertama kali mencetak gol untuk PSG pada 8 September 2017, saat penampilan keduanya melawan Metz di Liga Prancis.

Musim pertama Mbappe bersama PSG berjalan stabil dalam jumlah gol, tetapi produktifitasnya melesat setelah dipermanenkan klub Paris tersebut.

Nama Mbappe mulai menjadi momok menakutkan bagi tim-tim di Prancis. Ia mencetak 39 gol dalam 28 pertandingan.

Lyon menjadi korban Mbappe pada 7 Oktober 2018 saat ia mencetak empat gol dalam kemenangan 5-0, sementara ia mencatatkan trigol melawan Guingamp dan mantan klubnya Monaco.

Musim 2019/20 Mbappe lebih sering berkutat dengan cedera, tetapi jumlah golnya sama mengesankan dengan musim sebelumnya.

Ia mencetak 30 gol dalam 21 pertandingan saat ia membantu klubnya meraih trofi Ligue 1. Namun, mereka harus mengakui kehebatan Bayern Munchen saat kalah 0-1 di final Liga Champions.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Relaksasi SLIK dan Perluasan Akses Rumah Subsidi

Oleh: Citra Kurnia Khudori)*Relaksasi Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) menjadi salah satu langkahstrategis dalam memperluas akses masyarakat terhadap pembiayaan perumahan, khususnya rumah subsidi. Kebijakan ini hadir di tengah kebutuhan hunian yang terusmeningkat, sementara sebagian masyarakat masih terkendala oleh catatan kredityang tidak sepenuhnya mencerminkan kemampuan finansial mereka saat ini.Dalam konteks tersebut, relaksasi SLIK tidak hanya dilihat sebagai kebijakan teknisdi sektor keuangan, tetapi juga sebagai instrumen sosial untuk mendorong inklusiperumahan. Akses terhadap rumah layak menjadi bagian dari upaya pemerataankesejahteraan yang membutuhkan intervensi kebijakan yang adaptif dan responsif.Kebijakan terbaru memungkinkan masyarakat dengan tunggakan kredit di bawah Rp1 juta tetap dapat mengajukan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi. Langkah ini memberikan ruang bagi kelompok masyarakat berpenghasilan rendah yang sebelumnya terhambat oleh catatan kredit minor untuk tetap memiliki kesempatanmemperoleh hunian.Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menyampaikan bahwa kebijakan ini dirancang untuk menjawab kebutuhan riilmasyarakat. Ia menilai bahwa banyak calon debitur sebenarnya memilikikemampuan membayar, tetapi terkendala oleh catatan administratif yang relatif kecil.Pendekatan ini mencerminkan perubahan paradigma dalam penilaian kelayakankredit, dari yang semata-mata berbasis riwayat menjadi lebih mempertimbangkankondisi aktual. Dengan demikian, kebijakan ini berpotensi membuka akses yang lebih luas tanpa mengabaikan prinsip kehati-hatian.Di sisi lain, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tetap menegaskan pentingnyamanajemen risiko dalam implementasi kebijakan ini. Relaksasi yang diberikan bukanberarti menghilangkan prinsip selektivitas, melainkan memberikan fleksibilitas dalambatas yang terukur.Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menjelaskan bahwarelaksasi ini tetap mempertimbangkan kualitas kredit secara keseluruhan. Ia menekankan bahwa kebijakan tersebut dirancang agar tetap menjaga stabilitassektor keuangan sekaligus mendorong inklusi pembiayaan.Dengan kata lain, kebijakan ini mencoba menyeimbangkan antara perluasan aksesdan mitigasi risiko. Hal ini penting agar peningkatan penyaluran KPR subsidi tidakmenimbulkan potensi kredit bermasalah di kemudian hari.Dari perspektif industri, kebijakan ini disambut positif oleh para pengembangproperti. Relaksasi SLIK dinilai dapat meningkatkan daya serap pasar, khususnya di segmen rumah subsidi yang selama ini menghadapi kendala akses pembiayaan.Ketua Umum DPP Realestat Indonesia (REI),...
- Advertisement -

Baca berita yang ini