Akhirnya, Bamsoet Resmi Jadi Ketua MPR RI Periode 2019-2024

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Salah satu pentolan Partai Golkar, Bambang Soesatyo alias Bamsoet akhirnya memenangkan perebutan Ketua MPR RI periode 2019-2024 dengan cara aklamasi, Kamis 3 Oktober 2019.

Terakhir, Gerindra merelakan dukungannya untuk Bamsoet. Dengan itu, maka musyawarah mufakat berakhir, posisi Ketua MPR RI pun telah terisi.

Usai terpilih, tampak mantan Ketua DPR RI tersebut berdiri dan menyalami pimpinan MPR terpilih dan anggota yang duduk di barisan depan.

Tak lupa, ia menyampaikan terima kasihnya kepada Ketu Umum Golkar Airlangga Hartarto, lalu menyalami dan memeluknya.

“Terima kasih untuk ketua umum saya Pak Airlangga,” kata Bamsoet menggunakan pengeras suara.

Sebelumnya tarik menarik ketua MPR terjadi antara Gerindra yang mengusung Ahmad Muzani dan Golkar yang mengusung Bambang Soesatyo. Namun, akhirnya Gerindra mengalah dan memberikan dukungannya untuk Bamsoet.

Berita Terbaru

Minyakita dan Strategi Pemerintah Menjaga Keseimbangan Pasar

Oleh : Antonius UtomoMinyak goreng merupakan salah satu kebutuhan pokok yang memiliki pengaruh besar terhadap kehidupan masyarakat Indonesia. Sebagai negara dengan jumlah penduduk yang besar dan tingkat konsumsi minyak goreng yang tinggi, stabilitas harga dan ketersediaan produk inimenjadi perhatian utama pemerintah. Dalam konteks tersebut, program Minyakita hadir sebagaiinstrumen strategis untuk memastikan masyarakat tetap dapat memperoleh minyak goreng dengan harga yang terjangkau sekaligus menjaga keberlangsungan industri sawit dan minyakgoreng nasional.Sejak diperkenalkan sebagai minyak goreng rakyat, Minyakita dirancang untuk menjadi solusiatas fluktuasi harga minyak goreng yang kerap terjadi akibat dinamika pasar global maupundomestik. Keberadaan Minyakita tidak hanya bertujuan menjaga daya beli masyarakat, tetapijuga menjadi bagian dari upaya pemerintah menciptakan keseimbangan antara kepentingankonsumen, produsen, distributor, dan pelaku usaha di seluruh rantai pasok. Dengan demikian, Minyakita menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga stabilitas ekonomi nasionalyang berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari masyarakat.Kementerian Perdagangan bersama berbagai pemangku kepentingan juga terus memperkuatmekanisme distribusi agar Minyakita dapat menjangkau seluruh wilayah Indonesia secara lebihefektif. Dalam pelaksanaannya, pemerintah melibatkan berbagai pihak, termasuk BUMN pangan seperti Bulog dan ID Food, guna memperluas jaringan distribusi dan memperkuatpengawasan terhadap penyaluran minyak goreng rakyat. Langkah ini menjadi bagian daristrategi besar pemerintah untuk memastikan bahwa manfaat program Minyakita dapatdirasakan secara merata oleh masyarakat di berbagai daerah.Upaya tersebut menunjukkan bahwa pengendalian harga tidak semata-mata dilakukan melaluipenetapan Harga Eceran Tertinggi (HET), tetapi juga melalui pembenahan tata niaga dan rantaidistribusi. Pengalaman beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa perbedaan harga di tingkat konsumen sering kali dipengaruhi oleh hambatan distribusi, biaya logistik, dan keterbatasan pasokan di wilayah tertentu....
- Advertisement -

Baca berita yang ini