Ada Harbolnas, Rupiah Balik Menguat Hari Ini

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Momentum Hari belanja online (Harbolnas) atau diskon 12.12, ikut mendorong daya beli masyarakat untuk berlomba-lomba memborong barang murah. Di sisi lain, nilai tukar rupiah atas dolar AS juga ikut balik ke zona hijau di akhir perdagangan Kamis, 12 Desember 2019. Mengutip data RTI Bussines, rupiah ditutup di level Rp 14.025 atau menguat 0,07 persen.

Direktur PT Garuda Berjangka Ibrahim mengatakan, penguatan mata uang garuda dibayangi oleh sejumlah sentimen dari luar negeri di antaranya sebagai berikut.

Pertama, kebijakan Bank Sentral AS (The Fed) kembali menahan suku Bungan acuannya. Hal ini dinilai karena jalur kebijakan moneter saat ini ‘tepat’ untuk mendukung pertumbuhan ekonomi AS dan kemungkinan akan tetap hingga tahun depan. Rabu malam, Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) membiarkan suku bunga acuannya tidak berubah di kisaran 1,5 persen hingga 1,75 persen.

“Para pelaku pasar pun berbunga-bunga mendengar pernyataan Powell saat konfrensi pers usai rapat. Dia mengatakan masa depan perekonomian negeri Paman Sam cukup cerah,” ujar Ibrahim sore ini.

Kedua, soal prediksi akan kembali memanasnya tensi dagang antara AS dan Cina. Investor pun gelisah karena batas waktu untuk tarif produk-produk Cina akan jatuh pad 15 Desember nanti. Di mana tarif baru akan diberlakukan bagi produk-produk Cina yang masuk ke AS.

Ketiga, soal sikap investor menanti pertemuan kebijakan moneter Bank Sentral Eropa (ECB) pada hari Kamis ini. Pertemuan ini akan dilakukan oleh Christine Lagarde di bawah pimpinan ECB dengan beberapa pimpinan di Wall Street.

“Lagarde sudah pasti akan membuat investasi tetap terbuka lebar, tetapi investor akan penasaran tentang perombakan kebijakan yang lebih luas yang dapat menjadi landasan masa jabatannya,” kata Ibrahim.

Keempat, pemungutan suara akan dimulai di Inggris, di mana jajak pendapat telah diperketat baru-baru ini tetapi kemenangan diprediksi akan tetap milik Partai Konservatif.

“Mayoritas Konservatif yang bisa mengendalikan parlemen dan membawa Inggris keluar dari Uni Eropa pada akhir Januari 2020 nanti,” ujar Ibrahim.

Sementara dari internal, laju rupiah dipengaruhi oleh rilis dari ADB dan Bank Dunia yang memproyeksi pertumbuhan ekonomi 2019 dan 2020 dengan angka yang berbeda. Rilis kemarin, Bank Dunia menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi 2019 menjadi 5,0 persen dan 2020 menjadi 5,1 persen. Sebelumnya ADB merilis proyeksi pertumbuhan ekonomi 2019 dan 2020 sebesar 5,1 persen dan 5,2 persen.

“Dengan perbedaan angka tersebut meningkatkan optimisme investor bahwa perekonomian Indonesia lebih solid dibandingkan dengan apa yang di proyeksikan oleh lembaga perbankan dunia, sehingga pasar kembali percaya dan arus modal asing kembali masuk ke pasar dalam negeri,” kata Ibrahim.

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini