2015 Sudirman Puji Cara Jokowi

Baca Juga

MINEWS.ID, JAKARTA – Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said menyatakan ada pertemuan diam-diam Presiden Jokowi dan Jim Moffet dalam kasus Freeport. Namun kepada “Majalah Tambang” Sudirman justru memuji Jokowi.

Majalah Tambang menerbitkan wawancara dengan Sudirman sekitar November 2015. Versi portal majalah itu mengunggah lagi cuplikan Sudirman soal pembicaraan Jokowi dan Moffet yang membahas Freeport.

Saat wawancara itu, Sudirman mengungkapkan alasannya memanggil Moffet selaku bos Freeport ke Istana sekitar Oktober 2015.

“Saya mendengar kabar, salah satu yang membuat Presiden memanggil Jim Moffet adalah karena Presiden terganggu dengan aksi bos Freeport yang keliling ke beberapa politisi penting,” begitu jawaban Sudirman dalam wawancara tersebut.

Dia bahkan meminta “Majalah Tambang” menulis utuh pernyataannya bahwa sebagai Menteri ESDM (saat itu), Sudirman berkepentingan memutus mata rantai dan praktik menjadikan Freeport sebagai sasaran pemerasan politisi korup yang mengatasnamakan negara.

Menurutnya Freeport memang telah menjadi sasaran empuk. “Oleh karenanya langkah-langkah saya buat secara lebih rasional, transparan, dan tidak ada langkah yang saya berjalan sendiri. Ketika masuk ke hal teknis saya akan berbicara dengan tim.”

Sudirman bahkan mengungkapkan kepada majalah itu Freeport mengaku baru pertama kali merasa ditangani secara profesional.

Sudirman bahkan menyebutkan langkah yang ditempuh pada pertemuan tersebut mengindikasikan negara Indonesia masih punya martabat.

Dia menilai caranya berbeda saat berunding dengan cara menekan, memberi aba-aba tidak akan memperpanjang lalu mengirim orang untuk memeras.

“Itu memalukan negara,” ujar Sudirman kepada “Majalah Tambang” tiga tahun lalu yang dikutip tambang.co.id.

Berita Terbaru

Sinergi Pemerintah dan Masyarakat Ciptakan Papua yang Aman

Oleh: Yohanis Kambuaya*Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Papua dalam beberapawaktu terakhir menunjukkan kondisi yang relatif stabil dan terkendali. Stabilitas inimenjadi indikator penting bahwa berbagai upaya yang dilakukan oleh pemerintahdaerah, aparat keamanan, serta masyarakat telah berjalan dalam satu arah yang sama, yakni menjaga ruang sosial tetap kondusif. Dalam konteks Papua yang memiliki keragaman sosial, budaya, dan geografis yang kompleks, terjaganyakeamanan bukan hanya soal absennya konflik, tetapi juga tentang hadirnya rasa aman yang dirasakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, menegaskan bahwa komitmenmenjaga stabilitas telah dibangun melalui koordinasi lintas sektor yang konsisten. Ia menilai bahwa penguatan komunikasi antara pemerintah daerah dengan aparatkeamanan menjadi faktor kunci dalam memastikan setiap potensi gangguan dapatdiantisipasi sejak dini. Menurutnya, stabilitas yang terjaga saat ini merupakan hasildari perencanaan yang matang dan kerja bersama yang berkelanjutan, sehinggamasyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan tenang tanpa rasa khawatirterhadap gangguan keamanan.Sejalan dengan itu, Kapolda Papua Barat, Irjen Pol Alfred Papare, menyampaikanbahwa situasi kamtibmas di wilayahnya menunjukkan tren yang semakin terkendalidibandingkan periode sebelumnya. Ia menjelaskan bahwa pendekatan preventifmelalui patroli rutin, pengamanan wilayah strategis, serta interaksi langsung denganmasyarakat menjadi bagian dari strategi menjaga stabilitas. Selain itu, pendekatanhumanis yang diterapkan oleh aparat kepolisian dinilai mampu membangunkepercayaan publik, sehingga masyarakat tidak hanya menjadi objek pengamanan, tetapi juga mitra aktif dalam menjaga ketertiban.Pandangan dari unsur legislatif juga memperkuat gambaran tersebut. Ketua DPR Papua Barat, Orgenes Wonggor, menyampaikan bahwa kondisi aman dan damaiyang dirasakan masyarakat merupakan hasil dari kerja kolektif seluruh elemen. Ia menekankan bahwa nilai toleransi yang tinggi di Papua menjadi salah satu faktorutama dalam menjaga harmoni sosial. Hubungan antarumat beragama dan antarkelompok masyarakat yang berjalan dengan baik menunjukkan bahwamasyarakat Papua memiliki modal sosial yang kuat dalam menghadapi berbagaidinamika yang ada.Sekretaris Daerah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini