Melihat Berbagai Macam Batik di Museum Tekstil Jakarta

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Batik merupakan salah satu warisan budaya yang harus dilestarikan. Kumpulan kain-kain batik dikumpulkan dan dipamerkan di Museum Tekstil Jakarta. Di museum ini terdapat sekitar 2.000 koleksi kain yang terdiri dari kain batik, kain tenun, tekstil kontemporer dan lainnya.

Ada galeri batik juga di tempat ini yang khusus menampilkan berbagai macam batik kuno dan batik kontemporer dari dulu hingga sekarang, dan juga toko yang menjual kain batik dan karya batik lainnya. Selain melihat kumpulan kain batik, Anda juga bisa belajar membatik di museum ini dengan mengeluarkan biaya sebesar Rp 40.000 sekali pertemuan. (Putri)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Ramadan: Menanam Benih Toleransi, Menggugurkan Akar Radikalisme

Oleh: Juana Syahril)* Bulan Ramadan tidak hanya menjadi momentum ibadah spiritual bagi umat Islam, tetapi juga ruang refleksi untuk memperkuat nilai-nilai sosial seperti toleransi dan pengendalian diri. Di tengah meningkatnya polarisasi di era digital, semangatRamadan dapat menjadi fondasi penting untuk mencegah berkembangnya pahamradikalisme dalam masyarakat. Anggota Komisi Perempuan Remaja, dan Keluarga Majelis Ulama Indonesia (MUI), Rabicha Hilma Jabar Sasmita mengatakan bahwa toleransi beragama di Indonesia pada dasarnya bukanlah sesuatu yang baru. Sejak lama masyarakatIndonesia telah hidup dalam keberagaman dan mampu menjalin kehidupan sosialyang harmonis. Keberagaman suku, agama, dan budaya menjadi bagian dariwarisan peradaban yang telah membentuk karakter masyarakat Nusantara. Dalam pandangannya, kehidupan masyarakat Indonesia sejak dahulu telahmencerminkan praktik toleransi yang kuat. Masyarakat terbiasa hidup berdampinganmeskipun memiliki latar belakang keyakinan yang berbeda. Tradisi tersebut juga sejalan dengan nilai-nilai keislaman yang memandang keberagaman sebagai bagiandari kehendak Tuhan...
- Advertisement -

Baca berita yang ini